BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Majelis Taklim Al Ittihad dan Al Ikhlas, Lingkungan Parungsari, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar terus menunjukkan semangat dalam menyebarkan nilai-nilai keislaman.
Meskipun para anggotanya didominasi oleh ibu-ibu, namun semangat mereka tak pernah surut, khususnya dalam mengajak generasi muda untuk ikut aktif dalam kegiatan keagamaan.
Setiap hari Jumat, Majelis Taklim Al Ittihad mengadakan pengajian rutin yang bertempat di Madrasah Diniyah Awaliyah, mulai pukul 16.00 WIB hingga 17.00 WIB.
Sementara itu, Majelis Taklim Al Ikhlas juga rutin menggelar pengajian setiap Sabtu minggu ketiga di Masjid Al Ikhlas pada waktu yang sama. Kedua majelis taklim ini tidak hanya fokus pada pengajian, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial.
Baca Juga : Kolaborasi Awak Media bersama Akademisi Gelar Lomba Macing Meriahkan HUT RI ke-80
“Kami ingin para remaja tidak hanya sibuk dengan dunia digital, tapi juga dekat dengan masjid dan kegiatan agama. Karena itu kami sering libatkan mereka dalam pengajian dan bakti sosial,” ujar Ketua Majelis Taklim Al Ittihad dan Al Ikhlas, Sri Sulastri, Selasa (19/8/2025).
Selain pengajian, kedua majelis taklim tersebut juga aktif dalam program sosial seperti santunan anak yatim dan bantuan bagi para jompo di lingkungan sekitar. Kegiatan ini biasanya dilaksanakan menjelang hari besar Islam atau dalam momen-momen tertentu seperti tahun baru Islam.
Sri Sulastri menjelaskan bahwa keterlibatan remaja dalam kegiatan sosial menjadi salah satu cara agar mereka memiliki empati terhadap sesama.
“Dengan ikut kegiatan sosial, anak-anak muda bisa belajar arti berbagi dan peduli, tidak hanya soal agama, tapi juga nilai-nilai kemanusiaan,” jelasnya.
Upaya mengajak remaja ini dilakukan dengan berbagai pendekatan, termasuk memberikan ruang bagi mereka untuk aktif mengisi acara pengajian, seperti pembacaan ayat suci Al-Qur’an, ceramah singkat, maupun menjadi panitia kegiatan. Hal ini diharapkan dapat membentuk karakter religius dan tanggung jawab sejak usia muda.
“Kami percaya, meski usia kami sudah tidak muda, kami masih bisa menebar kebaikan dan menjadi jembatan bagi generasi muda untuk lebih dekat dengan Islam,” pungkasnya.
(Hermanto/PasundanNews.com)



















































