BERITA OLAHRAGA, PASUNDANNEWS.COM – Kapten Timnas Lebanon, Mohamad Haidar, menanggapi kritik atas gaya permainan timnya saat menghadapi Indonesia pada laga FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (8/9).

Menurutnya, strategi bertahan total yang diperagakan Lebanon adalah hal lumrah, bahkan Indonesia pun akan melakukan hal serupa jika bertemu tim besar seperti Brasil atau Argentina.

Dalam laga tersebut, Lebanon menumpuk pemain di area pertahanan dan memaksa Indonesia kesulitan membongkar lini belakang.

Skuad Garuda hanya bisa mengalirkan bola ke sisi kiri dan kanan tanpa banyak peluang berbahaya. Selain itu, sejumlah aksi mengulur waktu dari pemain Lebanon turut memancing emosi para pemain Indonesia.

Baca Juga : Pelatih Lebanon Akui Kualitas Timnas Indonesia, Doakan Garuda Sukses Lawan Irak dan Arab Saudi

Haidar menegaskan bahwa apa yang dilakukan timnya merupakan bagian dari taktik permainan, bukan niat untuk memancing keributan.

“Kalau kalian melawan tim level Piala Dunia seperti Argentina atau Brasil, saya yakin kalian juga akan bermain dengan cara yang sama,” ujar Haidar.

“Kami mengulur waktu, memainkan pola 5-3-2 atau 5-4-1, itu strategi. Kami tidak ada maksud membuat masalah dengan pemain Indonesia maupun penonton,” tambahnya.

Meski laga berlangsung panas, Haidar tetap memberikan doa terbaik bagi Indonesia yang akan melakoni laga penting melawan Arab Saudi dan Irak.

“Saya harap pertandingan ini bisa jadi pengalaman berharga bagi Indonesia. Mereka punya sekitar 30 pemain dengan kualitas bagus. Saya doakan mereka sukses di laga berikutnya,” tutupnya.

(Herdi/PasundanNews.com)