Beranda Bandung Raya Kadis DPKP KBB; “30.000 Petani Sudah Memanfaatkan Kartu Tani”

Kadis DPKP KBB; “30.000 Petani Sudah Memanfaatkan Kartu Tani”

BERBAGI
Kadis DPKP KBB Heru Budi Parmono bersama petani kopi Lembang (foto diambil, Kamis, (13/09)
KBB, PASUNDANNEWS – Sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Bandung Barat (KBB) terkait Kartu tani mendapatkan buah hasil optimal.
Pasalnya, hingga kini petani yang ikut mendaftar untuk mendapatkan Kartu Tani telah mencapai 46 ribu dari target maksimum sebanyak 48 ribu.
Kepala Dinas DPKP KBB Heru Budi Parmono mengatakan pihaknya masih mempunyai waktu sampai pertengahan November 2020 untuk memaksimalkan keikutsertaan petani dalam program dari Kementerian Pertanian ini (Kementan).
“Animonya sangat bagus, tercatat sudah ada 46 ribu petani yang mendaftar walaupun data per 25 Agustus baru 30 ribu yang kartu tani sudah terbit dan dapat dipergunakan ,” ujar Heru di ruang kerjanya, Selasa (13/10).
Heru menjelaskan bagi petani yang benar-benar serius ingin mendapatkan kartu yang memiliki banyak manfaat ini perlu mengikuti persyaratan yang telah ditetapkan, yakni harus tergabung dalam kelompok tani, dan mengusulkan Elektrik Rincian Detail Kebutuhan Kelompok (eRDKK).
“2019 kita mengacu kepada RDKK, saat ini 2020 dari RDKK diusulkan menjadi eRDKK diverifikasi dan validasi oleh Kementan, sehingga keluar Kartu Tani, jadi tidak serta merta yang mendaftar itu bisa lolos, kalau yang bersangkutan petani mandiri, jadi harus ikut kelompok tani,” jelasnya.
Kartu Tani sudah diberlakukan semenjak 1 September 2020, kelebihan dari kartu ini para petani akan menerima kemudahan mendapatkan pupuk bersubsidi dan memperoleh akses Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Saat ini telah di KBB sudah tersebar 90 kios yang dapat melayani penjualan pupuk bersubsidi dengan menggunakan Kartu Tani.
“Hampir mirip seperti ATM, para petani tinggal menggesek kartu ke kios yang menjadi agen penyalur, kita berharap nantinya akan semakin banyak bertambah jumlah kios yang melayani sebagai bentuk kemudahan buat para petani mendapatkan pupuk bersubsidi,” harapnya. (Boim)
BERBAGI