Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Stadion Gelora Banjar Patroman. Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat, Sabtu (10/1/2026). Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan kerusakan pada Sport Center/Gelora Banjar Patroman, khususnya di bagian stadion sepak bola.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.15 WIB. Angin kencang yang datang bersamaan dengan hujan lebat mengakibatkan sejumlah bagian bangunan stadion mengalami kerusakan cukup serius, terutama pada area tribun dan fasilitas pendukung lainnya.

Berdasarkan data sementara, kerusakan meliputi pecahnya kaca stadion sebanyak 13 lembar, kerusakan pada rangka baja ringan, robohnya gimsum berukuran sekitar 10 meter x 6 meter, serta atap tribun berbahan spandek yang rusak sebanyak tiga lembar.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, Ruhimat, mengatakan bahwa kejadian tersebut murni disebabkan oleh faktor cuaca ekstrem yang terjadi secara tiba-tiba.

Baca Juga :LBH Panglima dan PN Banjar Buka Layanan Hukum Gratis di Desa Sinartanjung

“Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan beberapa bagian stadion tidak mampu menahan terpaan angin,” ujarnya.

Ia menjelaskan, total kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta.

“Kerugian sementara kami perkirakan sekitar lima puluh juta rupiah, dan saat ini masih dilakukan pendataan lanjutan untuk memastikan tidak ada kerusakan lain,” kata Ruhimat.

Menanggapi kejadian itu, tim gabungan dari Tagana, Jabar Bergerak, dan BPBD Kota Banjar langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan awal. Petugas melakukan pengamanan area serta memastikan tidak ada masyarakat yang berada di lokasi berbahaya.

Selain itu, tim juga melakukan evakuasi terhadap material bangunan yang berpotensi membahayakan, seperti kaca pecah dan atap yang terlepas. Langkah ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan susulan di area stadion.

BPBD Kota Banjar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi.

“Kami mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras dan angin kencang, serta segera melapor jika terjadi kondisi darurat,” pungkasnya. (Hermanto/PasundanNews.com)