Beranda Polhukam HMI Cabang Indramayu Ajak Mahasiswa Sukseskan Pemilu 2019

HMI Cabang Indramayu Ajak Mahasiswa Sukseskan Pemilu 2019

PasundanNews, INDRAMAYU. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Indramayu mengajak seluruh elemen mahasiswa menyukseskan pemilu 2019. Mau itu Pileg atau Pilres.

Untuk menyikapi hajat rakyat lima tahunan itu, Ketua Umum HMI Cabang Indramayu, Roby Alamsyah dan jajarannya menginisiasi diskusi politik dan deklarasi pemilu damai 2019 di Aula Fakults Hukum Universitas Wiralodra, Kamis (13/12).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Indramayu, Ketua Bawaslu Kabupaten Indramayu, Anggota Komisioner Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indramayu, Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu dan Pengurus Besar HMI.

Roby berharap seluruh elemen mahasiswa yang ada di Indramayu dapat berperan aktif dalam pesta demokrasi mendatang dengan cara mendaftarkan diri sebagai pemantau pemilu yang berdasarkan undang-undang no 7 tahun 2017.

“Selain itu mahasiswa juga harus membantu KPU menyosialisasikan pileg serentak, tolak politik uang dan anti hoax. Karena melihat sumber daya manusia (SDM) penyelengara pemilu yang terbatas. Maka dari itu saya mengajak kepada mahasiswa untuk ikut berpartisipasi aktif dalam pemilu 2019,” ujar Roby kepada Pasunndannews.

Anggota KPU Kabupaten Indramayu, Masykur mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan HMI Cabang Indramayu.

Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan ruang kepada mahasiswa untuk berpikir aktif dan partisipatif dalam mengawal demokrasi mendatang.

“Saya berharap eksistensi Organisasi Mahasiswa khusunya HMI untuk pemantau pemilu dan agenda kepemiluan. Seperti sekolah pemilu bisa terfasilitasi oleh pihak terkait khususnya Pemerintah Daerah, dan HMI selalu bisa mewarnai Dunia Kampus dengan nilai-nilai keislamannya,” kata Masykur.

Sementara, Ketua Bawaslu Kabupaten Indramayu, Nurhadi memberikan dorongan kepada seluruh peserta yang hadir agar menjadi katalisator untuk pemilu berintegritas dan bermartabat.

“Mahasiswa sebagai midel class seyogyanya menjadi perubah paradigma negatif masyarakat pada setiap momen- pemilu. Serta berkontribusi pada tataran ide dalam pembaharuan model sistem demokrasi yang ideal,” ujarnya.

(Ing)