BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Meski sudah terlewat, namun perayaan Hari Jadi ke 23 Kota Banjar masih semarak dengan hadirnya kegiatan DCDC Soul & Vibes Ramadhan yang digelar untuk masyarakat, Minggu (8/3/2026) malam. Kegiatan ini menghadirkan beragam hiburan musik, ruang kreativitas bagi anak muda, hingga aksi sosial yang melibatkan partisipasi publik.
Branch Promotion Coordinator DSO Banjar, Andrianus Untung Suharyo mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian event DCDC yang diselenggarakan di beberapa daerah. Kota Banjar menjadi salah satu lokasi pelaksanaan dalam rangkaian kegiatan tersebut di wilayah Jawa Barat.
“Untuk rangkaiannya sendiri ada tujuh titik. Di Jawa Barat, Kota Banjar menjadi titik pertama pelaksanaan kegiatan ini,” ujar Andrianus kepada awak media.
Ia menjelaskan, konsep DCDC Soul & Vibes Ramadhan tidak hanya berfokus pada hiburan, tetapi juga memberikan ruang ekspresi kreatif bagi generasi muda. Selain itu, kegiatan tersebut juga mengusung semangat kepedulian sosial melalui berbagai aktivitas yang melibatkan masyarakat.
Baca Juga :Anggota DPRD Jabar Hj. Ika Lakukan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah di Kota Banjar
Salah satu program yang digelar dalam kegiatan ini adalah permainan angklung yang dikaitkan dengan gerakan donasi melalui interaksi di media sosial. Partisipasi masyarakat secara digital nantinya akan dikonversikan menjadi bantuan sosial.
“Setiap satu like akan kita konversikan menjadi donasi Rp 10 ribu, sedangkan untuk post, repost, atau share dihargai Rp 30 ribu. Dari akumulasi partisipasi masyarakat itu nantinya akan didonasikan untuk program Peduli Sumatera,” jelasnya.
Selain menghadirkan aksi sosial, acara tersebut juga dimeriahkan dengan penampilan sejumlah musisi nasional serta talenta lokal. Band asal Kota Banjar, Dominic, turut mendapat kesempatan tampil di panggung yang sama dengan musisi nasional.
“Ini bentuk dukungan kita terhadap talenta lokal agar bisa tampil bersama talent nasional,” katanya.
Tidak hanya itu, kegiatan DCDC Soul & Vibes Ramadhan juga melibatkan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal. Para pelaku usaha difasilitasi untuk berjualan selama acara berlangsung dengan dukungan sarana yang disediakan oleh panitia.
“UMKM yang ikut kita berikan fasilitas secara gratis, mulai dari perlengkapan hingga sarana pendukung lainnya,” imbuhnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Banjar yang turut mendorong terselenggaranya kegiatan tersebut hingga berjalan lancar. Seluruh rangkaian acara dapat dinikmati masyarakat secara gratis.
“Kegiatan ini terbuka untuk masyarakat dan semuanya gratis,” pungkasnya. (Hermanto/PasundanNews.com)



















































