BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kebugaran tubuh selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.
Salah satu caranya dengan menyeimbangkan aktivitas harian dengan olahraga yang terukur dan pola hidup sehat.
“Bulan Ramadan memang identik dengan peningkatan aktivitas ibadah. Di sisi lain, masyarakat tetap harus menjalankan berbagai kegiatan seperti bekerja, belajar, maupun aktivitas sosial lainnya.,” ujar Kepala Disbudpora Kabupaten Ciamis, Dr. Dian Budiyana, Selasa (10/3/2026).
Sehingga, tuturnya, menjaga kondisi fisik agar tetap bugar menjadi hal yang penting selama menjalani puasa.
Dian juga mengingatkan masyarakat untuk memilih waktu dan jenis olahraga yang tepat sehingga tidak memicu kelelahan ataupun dehidrasi.
Ia menilai, olahraga ringan dengan durasi sekitar 20 hingga 30 menit cukup untuk menjaga kebugaran tubuh. Aktivitas tersebut dapat dilakukan sekitar tiga sampai lima kali dalam sepekan.
“Waktu yang paling dianjurkan adalah menjelang berbuka puasa sekitar 30 hingga 60 menit sebelumnya, atau setelah berbuka dan salat tarawih. Dengan begitu, tubuh bisa segera mendapatkan asupan cairan setelah berolahraga,” ujarnya.
Baca Juga :Optimalkan Transformasi Layanan, Disbudpora Ajak Masyarakat Ciamis Manfaatkan SP4N-LAPOR!
Ia juga menyarankan masyarakat memilih olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang seperti jalan santai, bersepeda ringan, yoga, maupun pilates.
Aktivitas fisik yang terlalu berat, terlebih jika dilakukan dalam waktu lama, berpotensi menimbulkan kelelahan dan meningkatkan risiko dehidrasi.
Selain memperhatikan jenis olahraga, masyarakat juga diminta lebih peka terhadap kondisi tubuh. Jika muncul tanda-tanda seperti pusing, lemas berlebihan, atau pandangan berkunang-kunang, aktivitas fisik sebaiknya segera dihentikan dan tubuh diberi waktu untuk beristirahat.
Lebih lanjut, ia menyarankan agar masyarakat tidak berlebihan mengonsumsi makanan berminyak atau terlalu berat saat berbuka karena dapat membuat tubuh cepat merasa lelah.
Selain itu, kebutuhan cairan tubuh harus tetap terpenuhi selama waktu tidak berpuasa. Mengonsumsi air putih yang cukup dari waktu berbuka hingga sahur dinilai penting untuk mencegah dehidrasi saat beraktivitas di siang hari.
Bagi masyarakat yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, Dian menyarankan agar terlebih dahulu berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum melakukan olahraga atau aktivitas fisik yang berat selama Ramadan.
“Setiap orang harus mengenali kondisi tubuhnya. Jangan memaksakan diri jika merasa lelah atau tidak dalam kondisi sehat,” ujarnya.
Ia berharap dengan pengaturan olahraga, aktivitas, serta pola makan yang tepat, masyarakat tetap dapat menjalani ibadah puasa dengan lancar sekaligus menjaga kesehatan tubuh selama bulan Ramadan.(Hendri/PasundanNews.com)



















































