Demi Keselamatan Warga, Camat Banjar, Egi Ginanjar (ikat kepala baju putih) Resmikan Palang Pintu Perlintasan Kereta Api Darul Ulum. Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Camat Banjar, Egi Ginanjar meresmikan palang pintu perlintasan kereta api di Dusun Balokang dan Dusun Karangpucung, Desa Balokang, Kota Banjar, Kamis (22/8/2025). Peresmian ini merupakan langkah konkret untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan yang melintasi rel kereta api tanpa palang pintu.

Pemasangan palang pintu perlintasan ini bermula dari inisiatif warga setempat yang prihatin dengan seringnya terjadi kecelakaan di lokasi tersebut.

Sebelumnya, palang pintu perlintasan kereta api tersebut sudah beroperasi sejak 3 Agustus 2025, dan pembangunannya secara swadaya oleh masyarakat.

“Sudah terlalu sering terjadi kecelakaan di sini. Kami tidak bisa hanya menunggu tanpa melakukan apa-apa. Ini demi keselamatan bersama,” ujar Egi.

Egi mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman.

Penjagaan palang ini dilakukan oleh dua anggota Linmas dari masing-masing dusun yang bertugas secara bergiliran dalam tiga shift.

Masyarakat juga ikut membantu pengawasan agar tidak ada kereta yang melintas tanpa pemantauan. Petugas di lapangan sudah memahami jadwal perjalanan kereta api yang melintasi wilayah tersebut.

“Ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Peran aktif warga sangat penting dan harus kita dukung,” imbuhnya.

Menurut warga, beberapa insiden sebelumnya telah menyebabkan korban luka-luka bahkan meninggal dunia. Kondisi ini yang mendorong kesepakatan kolektif untuk membangun palang pintu secara mandiri, sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap keselamatan bersama.

Selain pemasangan palang pintu, warga juga tengah merencanakan penambahan rambu-rambu peringatan dan lampu isyarat sederhana di sekitar perlintasan. Hal ini bertujuan untuk memberikan tanda yang lebih jelas kepada pengguna jalan, terutama saat malam hari atau cuaca buruk.

“Dengan adanya palang pintu dan sistem penjagaan yang kini resmi, diharapkan angka kecelakaan di perlintasan kereta api tersebut dapat ditekan secara signifikan,” pungkasnya.

(Hermanto/PasundanNews.com)