Anggota DPR RI Agun Gunandjar Sudarsa saat mengadakan pertemuan bersama kader partai Golkar Kota Banjar di Rumah Aspirasi Rakyat di Kota Banjar.Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Anggota DPR RI Agun Gunandjar Sudarsa menyatakan keprihatinannya atas kasus hukum yang menjerat Ketua DPRD Kota Banjar sekaligus Ketua DPD Golkar Banjar, Dadang R Kalyubi.

Dadang saat ini berstatus tersangka dalam kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan dan transportasi anggota DPRD Kota Banjar.

Agun menegaskan dirinya menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Ia juga menyerukan agar semua pihak tetap berpikir jernih dan objektif dalam menanggapi kasus ini.

“Saya menghormati proses hukum. Namun kita juga harus objektif melihat persoalan yang ada secara cermat,” ujar Agun, Selasa (10/6/2025).

Baca Juga :Kasus Dugaan Korupsi di DPRD Kota Banjar, Kejari Sebut Kemungkinan Ada Tersangka Baru

Sebagai sesama kader Golkar, Agun menyampaikan dukungan moril kepada Dadang di tengah proses hukum yang dihadapinya.

“Kami memberikan dukungan dan suport moril. Tuhan tidak tidur, kami percaya proses ini akan menunjukkan kebenaran yang sesungguhnya,” imbuhnya.

Agun juga meminta publik untuk tidak terburu-buru mengambil kesimpulan atas status hukum Dadang.

Ia menekankan pentingnya asas praduga tak bersalah selama proses hukum masih berlangsung.

“Kasus ini belum selesai. Kita percaya aparat penegak hukum (APH) akan bekerja dengan profesional dan transparan,” ucapnya.

Baca Juga :Pesan Penting Agun Gunandjar kepada Kader Golkar di Kota Banjar, Penguatan Struktur Partai Jadi Sorotan

Hingga saat ini, Kejari Kota Banjar belum menetapkan tersangka baru dalam kasus tersebut.

Dadang menjadi tersangka usai gelar ekspose perkara pada 12 April 2025, dan status tersangka diumumkan secara resmi pada 16 April 2025.

Penetapan tersangka dilakukan setelah pihak kejari mengantongi dua alat bukti yang dianggap cukup kuat.

Selain Dadang, penyidik juga telah menahan Sekretaris DPRD Kota Banjar, Rachmawati, yang diduga turut terlibat dalam perkara yang sama.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan pejabat tinggi legislatif setempat. Meski demikian, Agun Gunandjar tetap mengimbau semua pihak menjaga situasi tetap kondusif.

“Mari kita doakan yang terbaik, agar proses ini berjalan adil dan transparan,” pungkasnya.

(Hermanto/PasundanNews.com)