BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Kabupaten Ciamis mengakhiri November 2025 dengan catatan prestasi membanggakan.

Dalam rentang waktu tiga hari, daerah yang dikenal sebagai “Kota Manis” itu sukses meraih empat penghargaan tingkat nasional dari berbagai kementerian dan lembaga negara.

Raihan tersebut dipandang sebagai indikator bahwa pembangunan daerah semakin bergerak secara terarah dan menyeluruh.

Sejumlah pihak di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis menyebut capaian ini sebagai momentum penting untuk memperkuat konsistensi kerja lintas sektor.

Di sisi lain, tokoh masyarakat mengingatkan agar penghargaan tidak berhenti pada seremoni, melainkan menjadi energi pendorong bagi peningkatan kualitas layanan publik.

Tiga dari empat penghargaan diraih pada Jumat (28/11/2025), setelah satu penghargaan lebih dulu diterima pada 25 November 2025.

Digitalisasi Daerah Diganjar Penghargaan

Penghargaan yang paling menyedot perhatian datang dari Bank Indonesia (BI).

Kabupaten Ciamis dinobatkan sebagai Kabupaten Terbaik wilayah Jawa–Bali dalam kategori Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) pada ajang Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025.

Baca Juga :Revitalisasi Pasar Panineungan Resmi Berjalan, Bangunan Lama Diratakan Tanpa Hambatan

“Capaian ini merupakan buah dari terobosan penguatan transaksi nontunai, khususnya pada layanan pajak daerah, serta upaya berkelanjutan meningkatkan literasi digital masyarakat,” ujar Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, Sabtu (29/11/2025).

BI menilai Ciamis konsisten mendorong transformasi ekonomi digital di tingkat lokal.

Pemerintah daerah menyebut, kolaborasi antara organisasi perangkat daerah dan partisipasi warga menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

Kendati demikian, kalangan pemerhati mendorong agar transformasi digital diperluas hingga sektor-sektor produktif lain agar dampaknya makin merata.

Sanitasi dan Kerukunan Jadi Sorotan

Di hari yang sama, Ciamis juga menerima STBM Award 2025 kategori STBM Pratama dari Kementerian Kesehatan.

Apresiasi ini diberikan atas keberhasilan mendorong perilaku hidup bersih dan sehat melalui pendekatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), terutama dalam memperluas akses sanitasi yang layak.

Namun, sejumlah pegiat lingkungan mengingatkan pentingnya memastikan bahwa capaian tersebut benar-benar dirasakan di lapangan, bukan semata pada aspek administrasi.

“Ciamis juga meraih Peringkat II Harmony Award 2025 dari Kementerian Agama RI,” tutur Herdiat.

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas upaya pemerintah daerah dalam merawat kerukunan umat beragama melalui komunikasi lintas iman yang berkelanjutan.

Tokoh agama setempat menilai prestasi ini patut diapresiasi, seraya menekankan bahwa toleransi harus terus dirawat dalam praktik sehari-hari.

Kebijakan Publik Dinilai Unggul

Rangkaian prestasi ini diawali pada 25 November 2025 dengan diterimanya predikat “Unggul” dalam Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI.

Penilaian tersebut diberikan berdasarkan kualitas perumusan dan implementasi kebijakan publik yang dinilai inklusif dan berdampak positif.

Empat penghargaan dari bidang berbeda, digitalisasi ekonomi, kesehatan lingkungan, kerukunan sosial, dan kualitas kebijakan.

“Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan Ciamis berjalan secara seimbang dan tidak terpaku pada satu sektor,” kata Bupati Ciamis.

Pemerintah daerah menyebut penghargaan ini sebagai kado penutup tahun, sekaligus tantangan untuk menjaga ritme kinerja di masa mendatang.

“Semoga prestasi ini berbanding lurus dengan peningkatan mutu pelayanan publik pada tahun-tahun berikutnya,” tandas Herdiat Sunarya.

(Pepi Irawan/PasundanNews.com)