Foto/Ilustrasi.AI

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Realisasi investasi di Kabupaten Ciamis pada Triwulan I Tahun 2026 menunjukkan tren positif.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Ciamis mencatat nilai investasi mencapai Rp164,81 miliar atau 111,40 persen, meningkat signifikan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala DPMPTSP Ciamis, Eka Permana Oktaviana, mengatakan capaian investasi pada Triwulan I 2026 mengalami kenaikan sebesar 111,40 persen dibandingkan Triwulan I 2025 yang tercatat sebesar Rp77,96 miliar.

“Data tersebut diperoleh dari sistem OSS-RBA melalui penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) serta Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). Ini menunjukkan adanya pertumbuhan investasi yang cukup baik di Kabupaten Ciamis,” ujar Eka, Selasa (23/6/2026).

Meski demikian, pihaknya mengakui realisasi investasi pada awal tahun ini masih berada di bawah target yang telah ditetapkan.  Dari target investasi Triwulan I 2026 sebesar Rp365,41 miliar, realisasi yang tercapai baru sekitar 45,10 persen.

Baca Juga :Orasi Bocah di Tengah Demo Mahasiswa Ciamis Curi Perhatian, Kritik Kenaikan BBM hingga Program MBG

“Pertumbuhannya memang cukup baik, tetapi belum signifikan karena capaian terhadap target triwulan pertama masih sekitar 45 persen,” katanya.

Menurut Eka, Pemerintah Kabupaten Ciamis terus berupaya memperbaiki iklim investasi melalui penguatan regulasi yang memberikan kemudahan bagi pelaku usaha.

Salah satunya melalui penerbitan Perda Kabupaten Ciamis Nomor 5 Tahun 2023 tentang Kemudahan Berusaha serta Peraturan Bupati Nomor 126 Tahun 2023 sebagai aturan pelaksanaannya.

Ia menilai keberadaan regulasi tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan investasi yang kondusif dan kompetitif.

“Pemerintah daerah sangat mendukung pertumbuhan investasi. Apalagi Ciamis memiliki berbagai potensi unggulan seperti sumber daya manusia yang melimpah, sektor pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan hingga sumber daya alam lainnya,” ungkapnya.

Eka menjelaskan, ketahanan sektor primer di Ciamis telah terbukti saat pandemi Covid-19. Saat banyak sektor terdampak, sektor pertanian dan perikanan tetap mampu bergerak dan menjadi penopang ekonomi daerah.

Baca Juga : Disdukcapil Ciamis Pimpin Penilaian Adminduk Prima Jabar, Bersiap Hadapi Verifikasi Lapangan

“Pertanian hingga saat ini masih menjadi kontributor terbesar terhadap perekonomian Ciamis. Selain itu, sektor pariwisata berbasis alam yang dikembangkan desa-desa juga memiliki peluang besar untuk menarik investasi,” jelasnya.

Dalam upaya mendorong masuknya investasi baru, DPMPTSP Ciamis  terus melakukan promosi dan memberikan kepastian layanan kepada calon investor.

Menurutnya, kemudahan perizinan menjadi salah satu daya tarik utama yang ditawarkan Kabupaten Ciamis.

“Kami selalu menyampaikan kepada investor, baik dalam forum tingkat pusat, provinsi, lokal maupun internasional, bahwa proses perizinan di Ciamis mudah, cepat dan gratis, kecuali Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang memang dikenakan retribusi,” kata Eka.

Ia menambahkan, dukungan penuh dari Bupati Ciamis terhadap investasi menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan para pelaku usaha untuk menanamkan modalnya di daerah.

DPMPTSP berharap, Ciamis dapat menjadi salah satu tujuan investasi yang semakin diminati. Potensi tenaga kerja yang melimpah, upah yang kompetitif, ketersediaan bahan baku sektor pertanian, peternakan dan perikanan, serta peluang pengembangan pariwisata dinilai menjadi modal besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Semakin banyak investasi yang masuk ke Ciamis, maka akan semakin besar pula dampaknya terhadap penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Eka.(Hendri/PasundanNews.com)