Camat Banjar Gandeng Dermawan Bagikan Makanan Gratis kepada Warga untuk Tekan Stunting. Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Pemerintah Kecamatan Banjar meluncurkan program inovatif untuk menekan angka stunting di wilayahnya.

Melalui inisiatif Forum Kecamatan Sehat, Camat Banjar, Egi Ginanjar, menggandeng para agnia atau dermawan untuk menyediakan makanan bergizi secara gratis kepada warga rentan stunting.

Program ini menyasar 20 orang warga di Desa Balokang sebagai tahap awal.

Setiap penerima mendapatkan makanan bergizi dengan konsep empat sehat lima sempurna yang diantarkan langsung ke rumah mereka, tiga kali sehari selama seminggu.

“Bantuan ini kita berikan sehari tiga kali, langsung diantarkan ke rumah penerima,” ujar Egi, Selasa (30/9/2025).

Egi menegaskan, bantuan ini bukan hanya sekedar aksi sosial sesaat, tetapi bagian dari strategi jangka pendek yang terstruktur untuk menurunkan angka stunting di wilayahnya.

Baca Juga :Karang Taruna Kota Banjar Gelar Syukuran HUT ke-65 dan Persiapan Bulan Bhakti

“Anak-anak harus mendapat gizi yang cukup agar tumbuh kembangnya optimal,” imbuhnya.

Seluruh biaya program ini bersumber dari donasi para agnia yang secara sukarela memberikan bantuan.

“Bantuan ini khusus dari para agnia yang kita kumpulkan dan kita serahkan langsung ke penerima manfaat,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dan pihak swasta dalam menyukseskan program tersebut.

Egi berharap partisipasi para agnia bisa semakin luas sehingga cakupan program ini dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.

“Kedepannya diharapkan banyak agnia-agnia yang lain yang ikut menyumbang untuk program kemanusiaan dalam membantu pencegahan stunting ini,” harapnya.

Egi menyebutkan, pihaknya telah menyusun rencana untuk memperluas program ini ke desa dan kelurahan lain di wilayah kecamatan.

“Sementara ini baru 20 penerima yang semuanya merupakan warga Balokang. Kedepan program yang sama akan menyasar masyarakat dari desa dan kelurahan lain,” jelasnya.

Sebagai bentuk komitmen dan transparansi, program ini juga telah dilaporkan secara resmi kepada Pemerintah Kota Banjar.

“Program ini pertama di Kecamatan Banjar, mudah-mudahan meluas dan manfaatnya bisa dirasakan lebih banyak masyarakat khususnya yang masuk ke dalam program pencegahan stunting,” pungkasnya.

(Hermanto/PasundanNews.com)