Beranda Bandung Raya Asep Dendih Terpilih Sebagai Ketua PGRI KBB, Tanpa Intervensi Bupati

Asep Dendih Terpilih Sebagai Ketua PGRI KBB, Tanpa Intervensi Bupati

BERBAGI
Asep Dendih Ketua PGRI KBB Terpilih saat membacakan susunan pengurus PGRI masa bhakti 2020-2025, Senin (12/10) di Aula HBS Cimareme Ngamprah
KBB, PASUNDANNEWS – Konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) akhirnya menunjuk Asep Dendih sebagai Ketua Terpilih.
Asep Dendih yang sekaligus merupakan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) KBB terpilih setelah dapat menyisihkan 63 bakal calon lainnya dan berhak memimpin PGRI KBB lima tahun ke depan.
Didalam pemilihan, Asep Dendih berhasil mengantongi suara sebanyak 585 dari total 633 suara keseluruhan, jauh meninggalkan rivalnya Asep Rochmat yang hanya mendulang suara sebanyak 47 suara, sementara 1 suara tidak sah.
Kepada Pasundan News, Asep Dendih menyatakan, akan meningkatkan kebersamaan dan persatuan sebagai modal dasar dirinya memajukan organisasi sebagaimana diatur dalam AD/ ART.
“Ke depan harus lebih ditekankan, dimana kita harus mampu menempatkan PGRI sebagai organisasi independen yang khusus memperjuangkan nasib dan kepentingan para guru,” ujarnya Asep Dendih setelah sah dinyatakan sebagai Ketua PGRI Terpilih, Senin (12/10) di Aula HBS Cimareme Ngamprah.
Disinggung atas keberhasilannya mampu mendulang suara secara mutlak, Mantan Kepala Bagian Humas Setda KBB ini mengatakan bahwa hal tersebut merupakan jerih payah dan perjuangan dirinya yang sangat berat dan tidak ada campur tangan dari pihak manapun (Bupati).
“Kepercayaan yang dibebankan oleh teman-teman harus dibuktikan dengan langkah dan upaya kepemimpinan dalam bentuk konsep kebersamaan (kolektif kolegial),” paparnya.
Sementara disisi lain, Bupati KBB Aa Umbara Sutisna (AUS) mengakui apapun hasilnya dari Konferensi PGRI ini, sudah barang tentu bukan merupakan langkah pengkondisian dari dirinya seperti ramai dituduhkan.
“Siapapun nanti yang terpilih, menurutnya itu yang terbaik bagi PGRI, sedikit pun tidak ada pengkondisian dari saya,” tegas orang nomor satu di KBB ini.
AUS merasa kaget, tatkala banyak WhatsApp (WA) yang masuk ke nomor pribadinya untuk tidak ikut campur tangan mengkondisikan organisasi terbesar para guru ini.
Umbara menjelaskan, kebijakan pemilihan Ketua PGRI KBB sepenuhnya mutlak merupakan hak para anggotanya dari 16 Cabang Kecamatan.
“Yang penting bisa memajukan dan mensejahterakan guru. kompak dan solid, silahkan pilih secara demokratis, siapapun nanti yang terpilih, berarti itu yang terbaik,” tegasnya. (Boim)
BERBAGI