Anggota DPR RI, Agun Gunanjar Sudarsa menggelar sosialisasi 4 Pilar MPR RI, pada Selasa (15/7/2025) di Rumah Aspirasi Wakil Rakyat (RAF) Kota Banjar. foto/PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Anggota DPR RI, Agun Gunanjar Sudarsa menggelar sosialisasi 4 Pilar MPR RI, pada Selasa (15/7/2025) di Rumah Aspirasi Wakil Rakyat (RAF) Kota Banjar.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir puluhan  mahasiswa, pemuda dan Tokoh masyarakat dari berbagai kalangan di wilayah setempat.

Dalam kesempatan itu, Agun menekankan pentingnya keterampilan komunikasi dan penguasaan bahasa asing yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila untuk menghadapi tantangan era digital,

“Keterampilan komunikasi sangat penting, termasuk dalam menyikapi sulitnya lapangan pekerjaan di tengah persaingan global saat ini,” ujar Wakil Ketua Badan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI itu.

Agun juga menegaskan bahwa Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan fondasi kokoh bagi generasi muda untuk tetap relevan di era disrupsi teknologi.

Ia menyoroti bagaimana keterampilan komunikasi yang efektif, ditambah dengan penguasaan bahasa asing, menjadi kebutuhan mendesak untuk membuka peluang dunia kerja yang semakin kompetitif.

Namun, ia menegaskan bahwa semua itu harus diimbangi dengan nilai-nilai Pancasila agar identitas kebangsaan tetap terjaga.

“Dalam menghadapi era digital, kita harus mampu berkomunikasi dengan baik dan menguasai bahasa asing untuk bersaing di kancah global. Namun, tanpa Pancasila sebagai landasan, kita bisa kehilangan jati diri sebagai bangsa. Nilai-nilai seperti gotong royong dan keadilan sosial harus menjadi pegangan dalam setiap langkah kita,” jelasnya.

Acara pun berlangsung interaktif, dengan sesi tanya jawab yang memungkinkan peserta berbagi pandangan tentang tantangan dunia kerja saat ini.

Salah satu peserta, Anis, mahasiswa Universitas Galuh, menyampaikan pandangannya tentang manfaat kegiatan ini.

“Sangat terinspirasi dengan apa yang disampaikan Pak Agun. Saaya merasa termotivasi untuk meningkatkan kemampuan bahasa asing saya, tapi juga diingatkan bahwa nilai-nilai Pancasila harus tetap jadi pegangan. Ini memberi saya pandangan baru bahwa kita bisa maju tanpa melupakan akar budaya kita,” ungkap Anis.

Agun juga mengajak peserta untuk memanfaatkan teknologi digital sebagai alat untuk menciptakan peluang kerja baru, seperti melalui kewirausahaan berbasis daring atau pengembangan konten kreatif.

Ia mencontohkan bagaimana platform digital dapat menjadi sarana untuk mempromosikan produk lokal, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan melalui konten yang mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk memperkuat semangat kolaborasi antar-elemen masyarakat.

Agun menekankan bahwa tantangan seperti sulitnya lapangan pekerjaan tidak bisa diselesaikan secara individu, melainkan memerlukan kerja sama antara pemuda, akademisi, dan tokoh masyarakat.

“Pemuda harus menjadi motor penggerak, tapi perlu dukungan dari semua pihak untuk menciptakan ekosistem yang mendukung inovasi dan lapangan kerja,” tambahnya.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen dari peserta untuk terus mengamalkan nilai-nilai 4 Pilar MPR RI dalam kehidupan sehari-hari.

Selain memperkuat wawasan kebangsaan, kegiatan ini juga menggugah semangat generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan dengan keterampilan yang relevan dan identitas nasional yang kuat.

(Hendri/PasundanNews.com)