BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Mengakhiri rangkaian kegiatan di penghujung tahun 2025, Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Dr. Agun Gunandjar Sudarsa kembali turun ke tengah masyarakat untuk menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI.

Kegiatan ini dilaksanakan di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Senin (29/12/2025).

Dalam pemaparannya, Agun Gunandjar menegaskan bahwa kemajuan teknologi informasi harus mampu dikonversi menjadi kekuatan ekonomi bagi rakyat kecil.

Ia memandang digitalisasi bukanlah ancaman, namun merupakan peluang emas untuk membumikan ekonomi Pancasila di era modern.

“Ekonomi Pancasila adalah ekonomi yang berkeadilan dan bergotong royong. Dengan digitalisasi, pelaku UMKM di Ciamis kini memiliki akses yang sama dengan korporasi besar untuk menjangkau pasar,” jelas Agun.

Hal tersebut yang menjadi esensi dari kedaulatan rakyat yang tertuang dalam Empat Pilar.

“Pertama, nilai digitalisasi inklusif, yang bisa memastikan teknologi dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat Ciamis hingga ke pelosok desa, sesuai dengan semangat keadilan sosial,” papar Agun di depan ratusan peserta yang terdiri dari pengusaha muda, petani milenial, dan tokoh masyarakat.

Kedua, pentingnya kedaulatan data dan produk lokal, ialah mengajak warga Ciamis untuk mencintai dan memprioritaskan produk dalam negeri di platform digital sebagai bentuk pengamalan rasa nasionalisme (NKRI).

“Ketiga, konsep etika digital yang bersumber dari pilar Bhinneka Tunggal Ika, yakni mendorong penggunaan ruang siber untuk kolaborasi ekonomi yang sehat, jujur, dan tetap mengedepankan kesantunan budaya bangsa,” terangnya.

Kemudian, berlandaskan UUD 1945 sebagai payung hukum, bisa mengingatkan pentingnya regulasi yang melindungi hak-hak ekonomi rakyat di tengah gempuran platform digital asing.

Agun juga mengingatkan bahwa tahun 2026 akan menjadi tantangan tersendiri bagi ekonomi daerah. Namun, ia optimistis bahwa Kabupaten Ciamis memiliki dasar yang kuat.

“Jika digitalisasi digunakan untuk mempererat gotong royong, seperti pembentukan koperasi digital atau marketplace desa, maka ekonomi Ciamis tidak akan tergoyahkan oleh krisis global,” tambahnya.

Kegiatan sosialisasi ini juga diisi dengan diskusi interaktif mengenai strategi pemasaran digital yang tetap mengusung identitas lokal Ciamis.

Peserta tampak antusias mengikuti arahan terkait bagaimana menjaga integritas bisnis di dunia digital agar tetap selaras dengan nilai-nilai moral Pancasila.

(Hendri/PasundanNews.com)