BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Mengakhiri kalender kerja tahun 2025 dengan aksi nyata, Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Dr. Agun Gunandjar Sudarsa, Bc.IP., M.Si., menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kabupaten Ciamis, Rabu (31/12/2025).

Secara khusus, Agun mengangkat potensi Ayam Sentul sebagai ikon ekonomi kerakyatan yang selaras dengan nilai-nilai luhur bangsa.

Dalam kegiatan yang berlangsung interaktif tersebut, Agun Gunandjar menegaskan bahwa pengamalan Empat Pilar tidak melulu soal teori politik, melainkan juga tentang bagaimana menjaga kekayaan asli daerah.

Ayam Sentul, sebagai plasma nutfah asli Ciamis, dipandang sebagai instrumen penting dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan ekonomi lokal.

“Ayam Sentul melampaui batasan komoditas peternakan, ia justru menjadi jati diri Ciamis. Mengembangkan potensi asli daerah seperti ini adalah perwujudan nyata dari Sila Kelima Pancasila, yakni keadilan sosial dan kesejahteraan bagi warga lokal,” tegas Kang Agun di hadapan para peternak dan tokoh masyarakat Ciamis.

Ia pun turut mendorong masyarakat untuk bangga dan mengonsumsi produk lokal sebagai basis kedaulatan ekonomi nasional dari ketergantungan produk impor.

“Menjaga keberadaan Ayam Sentul sebagai warisan kekayaan alam nusantara yang unik dan tidak dimiliki daerah lain,” ungkapnya.

Kang Agun mengajak para peternak membentuk kelompok atau koperasi yang kuat agar memiliki daya tawar tinggi di pasar.

“Selain itu, penting juga untuk mengkaji perlindungan hukum terhadap hak paten produk lokal agar manfaat ekonominya dirasakan sepenuhnya oleh warga Ciamis,” kata Anggota Komisi XIII DPR RI tersebut.

Agun berharap di tahun 2026, tata kelola peternakan Ayam Sentul di Ciamis bisa semakin modern dengan dukungan teknologi digital tanpa meninggalkan prinsip ekonomi kerakyatan.

“Jika dikelola dengan profesional dan penuh rasa cinta tanah air, Ayam Sentul bisa menjadi penopang ekonomi keluarga yang luar biasa tangguh,” tambahnya.

Kegiatan sosialisasi ini ditutup dengan diskusi mengenai kendala pakan dan pemasaran, di mana Agun berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan yang berpihak pada peternak lokal di tingkat pusat.

(Hendri/PasundanNews.com)