BERITA PANGANDARAN, PASUNDANNEWS.COM – Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Dr. H. Agun Gunandjar Sudarsa, S.H., M.Si., kembali menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kabupaten Pangandaran, Senin (17/11/2025).

Acara yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, pemuda, dan perwakilan organisasi ini, secara khusus menyoroti dan menekankan pentingnya semangat gotong royong sebagai kristalisasi nilai-nilai kebangsaan.

Kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan di Kabupaten Pangandaran ini disambut antusias oleh ratusan peserta.

Dalam paparannya, Agun Gunandjar menegaskan bahwa Gotong Royong bukan hanya sekadar budaya tolong-menolong, tetapi merupakan manifestasi paling nyata dari seluruh sila dalam Pancasila.

“Gotong royong adalah DNA bangsa kita. Ini adalah cara hidup yang telah diturunkan oleh leluhur dan menjadi pondasi kuat bagi persatuan dan kesatuan Indonesia,” ujar Agun Gunandjar.

“Ketika kita berbicara tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, semuanya bermuara pada kesadaran kolektif untuk membangun negara bersama-sama, tanpa memandang suku, agama, atau golongan. Inilah esensi dari Gotong Royong,” paparnya.

Gotong Royong sebagai Solusi Tantangan Kontemporer
Agun Gunandjar juga menekankan bahwa Gotong Royong adalah kekuatan super bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan kontemporer, mulai dari masalah lingkungan, sosial ekonomi, hingga menjaga stabilitas politik.

“Di Pangandaran, Gotong Royong sangat relevan untuk kemajuan pariwisata dan pembangunan daerah. Pemerintah tidak bisa sendirian. Masyarakat harus bahu-membahu menjaga kebersihan pantai, meningkatkan kualitas layanan, dan mempromosikan destinasi kita. Jika setiap elemen masyarakat bergerak dengan semangat Gotong Royong, kemajuan Pangandaran akan melesat,” tambahnya.

Ia juga mengaitkan Gotong Royong dengan sila kelima Pancasila, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Menurutnya, keadilan sosial hanya bisa tercapai jika ada partisipasi aktif dari seluruh warga negara untuk memastikan tidak ada yang tertinggal.

Di hadapan peserta yang didominasi oleh generasi muda, Agun Gunandjar berpesan agar nilai-nilai luhur ini tidak luntur di tengah derasnya arus modernisasi dan individualisme.

“Jangan biarkan gawai memisahkan kita. Mari gunakan teknologi untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi. Semangat Gotong Royong harus bertransformasi, dari sekadar kerja bakti fisik menjadi kolaborasi ide dan inovasi demi kemajuan bersama,” tutup Agun Gunandjar.

(Hendri/PasundanNews.com)