BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Keterbatasan anggaran renovasi rumah milik Jemah (61), warga Lingkungan  Lemburheuleut, Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, mendapat perhatian anggota Komisi IV DPR RI, Herry Dermawan.

Legislator dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut memberikan bantuan tambahan sebesar Rp10 juta untuk melengkapi pembangunan rumah yang sebelumnya telah memperoleh bantuan pemerintah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Bantuan itu diserahkan langsung saat Herry mengunjungi kediaman Jemah di RT 01/RW 11, Kelurahan Sindangrasa, Selasa (27/10/2026).

Ketua RW 11, Agus Mehong, menjelaskan bahwa rumah Jemah sebelumnya mendapatkan alokasi bantuan BSPS sebesar Rp20 juta, dengan rincian Rp17,5 juta untuk pembelian material dan Rp2,5 juta sebagai upah pekerja.

Namun, anggaran tersebut hanya mencukupi untuk pembangunan rumah berukuran 5 x 4,5 meter. Sementara sejumlah fasilitas penunjang, seperti kamar mandi, dapur, dan teras, belum dapat dikerjakan secara menyeluruh.

“Kalau dari BSPS, anggarannya hanya untuk rumah ukuran 5 x 4,5 meter. Awalnya kamar mandi juga tidak akan direhabilitasi karena dananya terbatas. Alhamdulillah, sekarang ada tambahan dari Pak Herry untuk pembangunan WC, dapur, dan teras,” ujar Agus.

Baca Juga :Eceng Gondok Leuwi Keris Jadi Potensi Usaha, Pemkab Ciamis Latih 40 Calon Perajin

Ia mengungkapkan, bantuan tambahan tersebut bermula dari inisiatifnya menghubungi Herry Dermawan melalui pesan WhatsApp untuk menyampaikan kondisi rumah Jemah.

Tak disangka, pesan tersebut mendapat respons positif hingga Herry memutuskan datang langsung melihat proses renovasi.

“Awalnya saya hanya mencoba menghubungi Pak Herry melalui WhatsApp. Ternyata langsung direspons, bahkan beliau datang sendiri dan memberikan bantuan tunai Rp10 juta,” katanya.

Kehadiran Herry sekaligus penyerahan bantuan tersebut menjadi kejutan bagi Jemah. Perempuan berusia 61 tahun itu tampak terharu karena perbaikan rumahnya kini dapat dilanjutkan hingga mencakup fasilitas yang sebelumnya terkendala biaya.

Selain memberikan bantuan renovasi, Herry juga menyerahkan uang apresiasi masing-masing Rp100 ribu kepada 15 warga dan kader posyandu yang terlibat dalam kegiatan gotong royong pembangunan rumah.

Dalam kunjungan tersebut, Herry turut menyalurkan bantuan dukungan dari PT Charoen Pokphand Indonesia.

Herry mengatakan, program BSPS merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat, khususnya keluarga yang masih menempati rumah tidak layak huni.

Menurutnya, bantuan pemerintah bersifat stimulan sehingga membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat agar pelaksanaan pembangunan berjalan optimal.

Baca Juga :BAZNAS Ciamis Luncurkan Kampung Zakat Ke-16 di Pamalayan, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Berkelanjutan

“BSPS ini pada dasarnya adalah bantuan stimulan dari pemerintah untuk memicu peran serta dan kebersamaan masyarakat. Karena itu, semangat gotong royong dan swadaya harus terus dijaga,” ungkapnya.

Ia menilai keterlibatan masyarakat dalam proses rehabilitasi rumah menjadi faktor penting untuk memastikan bantuan dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Herry juga menegaskan pentingnya pemantauan langsung di lapangan agar pelaksanaan program bantuan perumahan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.

Sementara itu, Agus menyampaikan apresiasi kepada warga yang secara sukarela membantu pengerjaan rumah Jemah, mulai dari pembongkaran bangunan hingga pengangkutan material.

Menurutnya, kepedulian masyarakat dan dukungan tambahan dari berbagai pihak telah membantu mengatasi keterbatasan anggaran renovasi.

Dengan tambahan bantuan Rp10 juta tersebut, pembangunan rumah Jemah diharapkan dapat diselesaikan secara lebih menyeluruh, termasuk penyediaan kamar mandi, dapur, dan teras yang sebelumnya belum terakomodasi dalam anggaran BSPS.(Pepi Irawan/PasundanNews.com)