FJG Hidupkan Semangat Kemerdekaan Lewat Lomba Pop Sunda Antarinstansi di Ciamis. Foto/PasundanNews.com

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Nuansa perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Ciamis turut diwarnai kegiatan seni dan budaya.

Forum Jurnalis Galuh (FJG) menggelar Lomba Seni Pop Sunda bertajuk “Ciamis Wanci Kiwari” yang mempertemukan perwakilan ASN, perangkat daerah, instansi, hingga pegawai BUMD se-Kabupaten Ciamis.

Kegiatan tersebut mulai digelar pada Sabtu (15/8/2026) di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis. Selain menjadi bagian dari rangkaian memeriahkan bulan kemerdekaan, lomba ini dirancang sebagai ruang interaksi sekaligus ajang menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya Sunda.

Ketua Panitia Lomba, Edo Martin, mengatakan FJG tidak hanya berupaya membangun kebersamaan di antara para jurnalis yang bertugas di wilayah Ciamis.

Forum tersebut juga ingin mengambil bagian dalam menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat positif bagi masyarakat dan daerah.

Menurutnya, pelaksanaan lomba sengaja dikemas secara sederhana dengan menyesuaikan kondisi efisiensi anggaran yang tengah berlangsung.

Baca Juga :Renungan HUT RI ke-81 di Taman Makam Pahlawan Ciamis, Tegaskan Pentingnya Mewarisi Semangat Pejuang

“Kami melaksanakan kegiatan ini dengan kemampuan yang ada dan tidak ingin membebani dinas maupun instansi. Meski konsepnya sederhana atau sakiayana, semangat untuk ikut memeriahkan HUT RI tetap harus ada,” kata Edo.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Sekretariat Daerah, dan Polres Ciamis yang telah memberikan dukungan, khususnya dalam aspek perizinan serta penyediaan fasilitas kegiatan.

Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dan Ny. Kania Herdiat Sunarya yang memberikan dukungan berupa hadiah bagi para peserta lomba.

Edo menuturkan, pemilihan tema “Ciamis Wanci Kiwari” memiliki pesan tersendiri. Seni pop Sunda diharapkan menjadi medium untuk kembali mendekatkan masyarakat, khususnya kalangan aparatur dan pegawai, dengan kekayaan budaya lokal.

“Budaya Sunda harus terus ngamumule. Kami berharap para peserta tidak hanya menjalankan tugas sebagai pelayan publik, tetapi juga ikut menjaga budaya daerah. Ketika budaya terpelihara dan suasana daerah tetap kondusif, Ciamis akan semakin dikenal dan memiliki daya tarik untuk pengembangan investasi,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, melalui Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis Dian Budiyana, menyambut positif penyelenggaraan lomba tersebut.

Dian menilai kegiatan yang mempertemukan berbagai unsur pelayanan publik itu memiliki nilai lebih karena tidak semata-mata berorientasi pada kompetisi. Menurutnya, interaksi antarpeserta dapat memperkuat hubungan dan komunikasi lintas instansi.

Baca Juga :Sebanyak 54 Paskibraka Ciamis Dikukuhkan, Siap Jalankan Tugas di HUT ke-81 RI

“Yang terpenting bukan hanya siapa yang menjadi juara. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi. Penggunaan lagu-lagu Sunda juga dapat membuat para pegawai semakin mengenal dan menghargai karya seni daerah,” ungkap Dian.

Ia menambahkan, insan pers memiliki ruang kontribusi yang lebih luas dalam mendukung pembangunan daerah. Selain menyampaikan informasi kepada publik, jurnalis juga dapat berperan dalam memperkenalkan berbagai potensi Ciamis melalui kegiatan kreatif.

Dian berharap semangat Guyub Ngawangun Galuh dapat diwujudkan oleh seluruh elemen masyarakat melalui bidang dan profesinya masing-masing. Dari kegiatan seni semacam ini, diharapkan muncul talenta-talenta baru yang tidak hanya mampu tampil di tingkat lokal, tetapi juga memiliki kesempatan berkembang ke jenjang yang lebih tinggi.

“Dedikasi, loyalitas, dan kreativitas akan tumbuh ketika semangat kebersamaan benar-benar diterapkan. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus berkembang dan melahirkan generasi berbakat di bidang seni,” pungkasnya. (Pepi Irawan/PasundanNews.com)