Bantuan tanggap darurat diserahkan langsung oleh Wali Kota Banjar, Ir H Sudarsono, saat meninjau lokasi kebakaran pada Kamis (6/8/2026). Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Pemerintah Kota Banjar mulai melakukan penanganan menyeluruh terhadap warga terdampak kebakaran yang menghanguskan tiga rumah di Lingkungan Cimenyan 2, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar.

Selain menyalurkan bantuan kebutuhan darurat, pemerintah juga bergerak cepat (Gercep) dalam menyiapkan skema perbaikan rumah bagi para korban.

Komitmen tersebut disampaikan langsung Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono, saat mengunjungi lokasi kebakaran pada Kamis (6/8/2026).

Kunjungan dilakukan sesaat setelah ia kembali dari agenda kedinasan di Jakarta untuk memastikan kondisi korban sekaligus melihat proses penanganan di lapangan.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota didampingi Wakil Wali Kota H. Supriana, Sekretaris Daerah H. Soni Harison, Kepala Dinas Sosial P3A Hani Supartini, Kepala Pelaksana BPBD Ruhimat, Camat Banjar Jajat Sudrajat, Lurah Mekarsari Asep Intan, beserta jajaran perangkat daerah lainnya.

Rombongan menyerahkan sejumlah bantuan tanggap darurat berupa makanan siap saji, selimut, tikar, dan berbagai kebutuhan pokok untuk membantu meringankan beban warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.

Sudarsono mengatakan dirinya tidak dapat hadir saat musibah terjadi karena sedang menjalankan tugas dinas di ibu kota. Setelah kembali ke Banjar, ia langsung menyempatkan diri mendatangi lokasi untuk bertemu dengan para korban.

Baca Juga :Polres Banjar Siapkan Renovasi Rumah Warga Sukamukti yang Nyaris Roboh, Kapolres Turunkan Tim Survei

“Saat kejadian saya sedang bertugas di Jakarta. Setelah tiba dini hari dan menyelesaikan pekerjaan di kantor, saya langsung datang ke sini untuk melihat kondisi korban secara langsung,” ujarnya.

Menurut Sudarsono, pemerintah tidak hanya fokus pada penanganan darurat, tetapi juga tengah menyiapkan langkah pemulihan pascakebakaran.

Saat ini proses pendataan kerusakan rumah dan perhitungan nilai kerugian masih dilakukan sebagai dasar penentuan bantuan rekonstruksi.

“Rumah-rumah yang terbakar akan kami usahakan mendapatkan bantuan perbaikan melalui program pemerintah daerah. Saat ini kami masih menghitung tingkat kerusakan, kebutuhan anggaran, serta sumber pembiayaannya,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Wali Kota mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran yang berpotensi meningkat pada musim kemarau.

Ia mengingatkan pentingnya penggunaan kompor gas secara aman serta memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi layak.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika menggunakan peralatan memasak, rutin memeriksa instalasi listrik, dan tidak menggunakan stop kontak secara berlebihan karena dapat memicu korsleting,” katanya.

Ia menambahkan, upaya pencegahan bencana memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Karena itu, Pemerintah Kota Banjar akan terus memperkuat edukasi kepada warga sekaligus memastikan proses pemulihan bagi para korban berjalan hingga tuntas.

“Melalui sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, harapannya kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang,” tandas Ir. H. Sudarsono. (Hermanto/PasundanNews.com)