BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Pesatnya arus digitalisasi menjadi tantangan tersendiri bagi generasi muda Indonesia.
Menanggapi hal tersebut, Anggota MPR RI, Dr. Tr. Agun Gunandjar Sudarsa, Bc.I.P., M.Si., menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai Empat Pilar MPR RI.
“Nilai Empat Pilar MPR RI menjadi karakter generasi muda untuk menghadapi disrupsi informasi dan tantangan moral di ruang digital,” ujarnya, Jumat (16/7/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Agun Gunandjar dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) yang diselenggarakan di Kabupaten Ciamis.
Dalam arahannya, Agun Gunandjar menyoroti bahwa dunia digital tidak hanya menawarkan kemudahan akses informasi.
“Melainkan juga membawa ancaman serius berupa penyebaran hoaks, polarisasi, hingga degradasi nilai kebangsaan,” tuturnya.
Menurutnya, pemuda adalah kelompok yang paling rentan terpapar dampak negatif tersebut.
“Dunia digital adalah pedang bermata dua. Satu sisi membuka peluang luar biasa bagi kreativitas anak muda. Namun, sisi lain, ia berpotensi merongrong rasa persatuan dan nilai luhur bangsa jika tidak dibarengi dengan literasi kebangsaan yang kuat,” ujar Agun dalam paparannya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Empat Pilar MPR RI harus dijadikan kompas digital bagi pemuda.
Dengan memahami Pancasila sebagai pandangan hidup dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semangat toleransi, generasi muda diharapkan mampu menyaring konten-konten negatif yang memecah belah bangsa.
“Sosialisasi ini merupakan upaya kita bersama untuk membentengi generasi muda. Saya ingin anak muda kita di era digital ini tetap menjadi subjek yang cerdas, kritis, namun tetap menjunjung tinggi rasa nasionalisme,” tambah Agun.
Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta yang hadir.
Agun berharap, para pemuda yang hadir dapat menjadi agen perubahan agent of change di media sosial masing-masing, dengan aktif menyebarkan narasi positif yang mengedepankan persatuan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
Di akhir sesi, Agun mengajak seluruh elemen pemuda untuk terus mengasah kemampuan literasi digital dan menjadikan nilai-nilai Empat Pilar sebagai landasan.
“Terutama dalam berinteraksi di ruang publik virtual, demi menjaga keutuhan NKRI di masa depan,” pungkasnya. (Hendri/PasundanNews.com)



















































