Petugas dari Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Ciamis saat melakukan vaksinasi kepada kucing peliharaan di Banjarsari Kabupaten Ciamis. Foto/Istimewa

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Upaya mencegah penyebaran rabies terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan).

Kali ini, layanan vaksinasi rabies gratis digelar di halaman Kantor Kecamatan Banjarsari, Rabu (1/7/2026), dengan menyasar hewan peliharaan milik masyarakat.

Program tersebut mendapat respons positif dari warga. Dalam kegiatan itu, sebanyak 40 ekor kucing peliharaan berhasil mendapatkan vaksin sebagai langkah perlindungan terhadap ancaman penyakit rabies yang dapat menular dari hewan kepada manusia.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis, Anton Wahyu, mengatakan vaksinasi merupakan salah satu bentuk pencegahan paling efektif untuk menjaga kesehatan hewan sekaligus melindungi masyarakat dari risiko penularan.

Baca Juga :PSGC Ciamis Gandeng Persib Bandung, Resmi Jadi Tim Satelit dan Siap Tatap Liga 2 Secara Profesional

“Rabies merupakan penyakit zoonosis yang sangat berbahaya karena dapat menular kepada manusia. Karena itu, kami memberikan layanan vaksinasi ini secara gratis agar masyarakat semakin mudah melindungi hewan peliharaannya,” ujar Anton.

Ia menjelaskan, pelayanan dilakukan dengan sistem jemput bola sebagai upaya mendekatkan akses pelayanan kesehatan hewan kepada masyarakat.

Selama ini, masih banyak pemilik hewan yang harus bepergian ke daerah lain untuk memperoleh layanan vaksinasi maupun pemeriksaan kesehatan.

Selain pemberian vaksin, petugas juga memberikan edukasi kepada pemilik hewan mengenai cara pemeliharaan yang baik, mulai dari mengenali karakter hewan, menjaga kebersihan, hingga memastikan asupan makanan yang diberikan sesuai kebutuhan.

Baca Juga :Balad Galuh Dukung Kolaborasi PSGC-Persib, Tegaskan Identitas Klub Tatar Galuh Ciamis Tetap Sama

Menurut Anton, pengetahuan masyarakat mengenai pola perawatan hewan sangat penting agar hewan tetap sehat dan tidak mudah terserang penyakit.

Perlakuan yang tepat juga dapat mengurangi risiko hewan menjadi stres maupun agresif.

“Kami ingin masyarakat memahami bahwa menjaga kesehatan hewan bukan hanya melalui vaksinasi, tetapi juga dengan pola perawatan dan pemberian pakan yang baik,” katanya.

Anton menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik sesuai arahan Bupati Ciamis agar berbagai layanan pemerintah dapat menjangkau masyarakat secara lebih dekat.

Ia menyebutkan, program vaksinasi sebenarnya tidak hanya diperuntukkan bagi kucing, tetapi juga terbuka bagi anjing.

Namun, pada pelaksanaan kali ini jumlah pemilik anjing yang memanfaatkan layanan masih relatif sedikit karena sebagian mengalami kendala saat membawa hewan peliharaan mereka ke lokasi.

Baca Juga :Hajat Bumi Sumanding 2026 Siap Digelar, Puluhan Komunitas Budaya dan Ribuan Seniman Bakal Padati Kota Banjar

Salah seorang warga Banjarsari, Adi, mengaku sangat terbantu dengan hadirnya pelayanan kesehatan hewan di wilayahnya.

Selama ini ia harus membawa kucing peliharaannya ke Kota Banjar untuk mendapatkan pemeriksaan maupun vaksinasi.

“Pelayanan seperti ini sangat membantu kami karena tidak perlu lagi pergi jauh. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis yang sudah menghadirkan layanan kesehatan hewan di Banjarsari,” ungkap Adi.

Ia berharap kegiatan vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan hewan dapat dilaksanakan secara berkala sehingga masyarakat memiliki akses yang lebih mudah untuk menjaga kesehatan hewan peliharaan mereka sekaligus mendukung upaya pencegahan rabies di Kabupaten Ciamis. (Hendri/PasundanNews.com)