Kepala Disdukcapil Kota Banjar, Heri Safari. Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banjar memastikan pelayanan pembuatan KTP elektronik (KTP-el) kini telah kembali berjalan normal.

Sebelumnya, pelayanan sempat terganggu akibat kendala pada sistem server yang mempengaruhi proses administrasi kependudukan.

Gangguan tersebut sempat membuat sejumlah masyarakat harus menunda pengurusan KTP-el. Namun, setelah dilakukan perbaikan secara menyeluruh, sistem kini telah berfungsi kembali seperti sediakala dan siap melayani masyarakat.

Kepala Disdukcapil Kota Banjar, Heri Safari, menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat untuk mengatasi permasalahan tersebut agar pelayanan publik tidak terganggu dalam waktu lama.

“Kami memastikan bahwa kendala pada server sudah berhasil diperbaiki dan saat ini sistem telah kembali normal,” ujar Heri Safari saat memberikan keterangan, Senin, (4/5/2026).

Ia menjelaskan, gangguan teknis tersebut murni disebabkan oleh sistem dan bukan karena faktor lain. Tim teknis pun langsung melakukan penanganan sejak kendala terdeteksi.

Baca Juga :Ribuan Warga Kawali Tumpah Ruah, Kirab Mahkota Binokasih Berlangsung Khidmat

“Begitu terjadi gangguan, kami langsung melakukan perbaikan secara intensif agar pelayanan kepada masyarakat bisa segera kembali berjalan,” imbuhnya.

Dengan pulihnya sistem, masyarakat kini dapat kembali mengurus berbagai keperluan administrasi kependudukan, khususnya pembuatan dan perekaman KTP-el, tanpa hambatan berarti.

Heri juga mengimbau masyarakat untuk kembali memanfaatkan layanan Disdukcapil sesuai kebutuhan, serta tidak perlu khawatir terhadap kendala yang sebelumnya terjadi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk kembali melakukan pengurusan KTP-el seperti biasa. Pelayanan sudah siap dan berjalan normal,” jelasnya.

Atas gangguan yang sempat terjadi, pihak Disdukcapil Kota Banjar turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Heri juga mengucapkan terima kasih atas kesabaran dan pengertian masyarakat selama proses perbaikan berlangsung.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang sempat dirasakan dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta kesabaran masyarakat,” pungkasnya. (Hermanto/PasundanNews.com)