BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Desa Beber Kabupaten Ciamis meluncurkan inovasi pendidikan yang tidak biasa melalui program “MENAK BERSANGGUL EMAS” (Memberi Anak Kambing Beber Sanggup Mencetak Generasi Unggul dan Cerdas).
Program ini mengganti pola bantuan tunai dengan pemberian anak kambing sebagai instrumen “investasi hidup” bagi masa depan anak sekolah.
Bertempat di Kandang Kambing Bara Farm (BumDes Desa Beber), Dusun Pasirnangka, Desa Beber, Kecamatan Cimaragas, acara ini dihadiri oleh jajaran pemerintah setempat.
Camat Cimaragas, Fitri Lisnawati, menjelaskan bahwa inovasi ini merupakan upaya pemberdayaan ekonomi desa guna menjamin keberlanjutan pendidikan anak-anak.
“Semoga program ini bisa memberikan manfaat dan berdampak nyata untuk masyarakat,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Beber, Abdul Wahid Miftah Sofa, tentang nilai filosofis dari program tersebut.
Baca Juga :Layanan SP4N-LAPOR! Upaya Pemkab Ciamis Perkuat Transparansi Pelayanan Publik
“Anak kambing ini adalah SPP yang sedang tumbuh, ini adalah buku tulis yang sedang berkembang, dan ini adalah tiket anak-anak Desa Beber menuju masa depan yang lebih sejahtera,” jelasnya, Selasa (24/2/2026).
Penyaluran bantuan dilakukan secara tertib, rincian nya antara lain, dari penerima manfaat terdata sebanyak 28 anak berdomisili di Desa Beber yang memasuki jenjang SD tahun ajaran 2025-2026.
“Total distribusi sebanyak 19 ekor kambing telah diserahkan,” ucap Wahid.
Baca Juga :Retribusi Rp 5.000 Disepakati, Kawasan Kuliner Banjar Waterpark Siap Ditata Lebih Tertib dan Produktif
Kemudian, terdapat 9 orang tua murid belum menerima bantuan karena menyatakan belum sanggup mengurus dan tidak tersedianya kandang.
“Setelah penyerahan secara simbolis, tim pembagian langsung mengantarkan kambing ke rumah-rumah penerima hingga sore hari,” kata Wahid.
Demi memastikan bantuan ini terus berkembang, Pemerintah Desa Beber mempercayakan pengelolaan teknis sepenuhnya kepada GAPOKTER (Gabungan Kelompok Ternak) Desa Beber.
Di bawah kepemimpinan Dana Rusyana, kelompok ini akan mendampingi orang tua murid agar ternak tersebut dapat menjadi aset produktif yang nyata bagi pendidikan anak-anak di masa depan.(Hendri/PasundanNews.com)



















































