BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Komunitas sosial Jabar Bergerak (Jaber) genap memasuki usia ke 7 pada 18 Februari 2026. Momentum ini menjadi refleksi atas perjalanan panjang gerakan kolaboratif yang terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di berbagai daerah Jawa Barat, termasuk di Kota Banjar.
Selama tujuh tahun terakhir, Jaber konsisten menebar kebaikan melalui aksi sosial, pemberdayaan masyarakat, hingga respons cepat terhadap berbagai kondisi darurat.
Mengusung semangat kolaborasi, gerakan ini melibatkan relawan, mitra, serta elemen masyarakat dalam satu tujuan yang sama, yaitu menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan.
Ketua Jaber Kota Banjar, Ari Faturohman, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan organisasi yang dinilainya penuh makna. Menurutnya, tujuh tahun bukan sekedar angka, melainkan simbol komitmen yang terus dijaga.
“Sejak berdiri di bawah naungan Jabar Bergerak dan diinisiasi oleh Ibu Atalia Praratya, hari ini kita mensyukuri tujuh tahun langkah kebaikan, kepedulian, dan kolaborasi untuk masyarakat Jawa Barat. Angka 7 bukan hanya perayaan, tapi janji yang terus kami jaga,” ujarnya Rabu (18/2/2026).
Baca Juga :Realisasi Retribusi Parkir 2025 Tembus 93,4 Persen, Dishub Kota Banjar Siapkan Strategi Baru di 2026
Ia menegaskan bahwa esensi gerakan ini bukan pada seberapa besar atau jauh langkah yang telah ditempuh, melainkan pada kebermanfaatan yang dirasakan masyarakat.
“Bukan soal seberapa jauh melangkah, tapi seberapa berarti langkah itu bagi sesama. Selama masih bisa bergerak, kami akan terus hadir untuk masyarakat,” imbuhnya.
Di Kota Banjar sendiri, Jaber aktif dalam berbagai kegiatan sosial, mulai dari bantuan kemanusiaan, dukungan pendidikan, hingga penguatan solidaritas warga. Kolaborasi dengan berbagai pihak dinilai menjadi kunci utama keberlangsungan gerakan ini.
Ari juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan dan mitra yang telah berkontribusi selama ini.
“Terima kasih kepada seluruh relawan, mitra, dan masyarakat yang terus bergerak bersama menghadirkan manfaat nyata. Dedikasi ini mungkin sederhana, tetapi dampaknya sangat berarti,” katanya.
Menutup pernyataannya, Ari menegaskan komitmen untuk terus bergerak tanpa henti dalam upaya menebar kebaikan di tengah masyarakat.
“Tujuh tahun ini menjadi pengingat bahwa kami akan terus bergerak sampai jantung tak lagi berdetak. Karena menjadi nadi kebaikan bukan hanya slogan, tetapi panggilan hati,” pungkasnya.



















































