BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Menutup akhir tahun 2025 dengan semangat kebermanfaatan, politisi senior Partai Golkar Dr. Agun Gunandjar Sudarsa, Bc.IP., M.Si., menyelenggarakan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kabupaten Ciamis.

Kegiatan berlangsung pada Minggu (28/12/2025) dengan pembahasan terkait penguatan ekonomi lokal yang berlandaskan nilai-nilai luhur bangsa.

Sosialisasi kali ini mengusung tema ‘Gotong Royong Membangun Ekonomi: Implementasi Empat Pilar MPR RI dalam Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Ciamis’.

Agun Gunandjar yang akrab disapa Kang Agun menyatakan bahwa pembangunan ekonomi tidak boleh lepas dari nafas Pancasila, khususnya sila kelima.

Menurutnya, Kabupaten Ciamis memiliki potensi sumber daya alam dan UMKM yang luar biasa yang jika dikelola dengan semangat kekeluargaan (koperasi), akan mampu menghadapi tantangan ekonomi global di tahun 2026.

“Ekonomi Pancasila bukan ekonomi yang mematikan yang kecil untuk yang besar, melainkan yang besar merangkul yang kecil,” tuturnya.

Mengingat, lanjut Kang Agun, pembangunan ekonomi di Ciamis harus berbasis gotong royong, di mana keadilan sosial menjadi tujuan utama.

Jika dirincikan, tambahnya, Pancasila bisa menjadi sebuah gagasan etika bisnis.

“Yang menekankan kejujuran, keadilan, dan kemanusiaan dalam setiap transaksi dan kebijakan ekonomi daerah,” ungkap Kang Agun di hadapan para pelaku usaha lokal, petani, dan penggerak ekonomi desa.

Kemudian, UUD 1945 Pasal 33, Kang Agun meneruskan bahwa cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak harus dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat.

“Lalu, pilar NKRI dan Kedaulatan Pangan, kami juga turut mengajak warga Ciamis memperkuat sektor pertanian sebagai benteng pertahanan ekonomi nasional,” katanya.

Kemudian, Bhinneka Tunggal Ika dalam Kolaborasi, Kang Agun mendorong sinergi antar-wilayah dan antar-pelaku usaha tanpa memandang latar belakang demi kemajuan bersama.

Ia pun turut mendorong pemerintah daerah dan masyarakat untuk lebih melek teknologi digital dalam memasarkan produk unggulan Ciamis.

Ia percaya bahwa dengan memegang teguh identitas bangsa, produk lokal Ciamis tidak hanya akan jago kandang, tetapi mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Jika kita bersatu (NKRI) dan saling membantu (Pancasila), ekonomi Ciamis akan tangguh. Jangan biarkan individualisme merusak tatanan ekonomi kerakyatan kita,” tegas politisi senior tersebut.

Acara ini ditutup dengan sesi diskusi mengenai hambatan modal dan akses pasar yang dihadapi warga, di mana Kang Agun berkomitmen untuk membawa aspirasi tersebut ke tingkat pusat guna dicarikan solusi yang konstitusional.

(Hendri/PasundanNews.com)