Hindari Tabrakan, Truk Ekspedisi Terjun ke Sungai Cimuntur Ciamis. Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Sebuah truk boks ekspedisi terjun bebas ke Sungai Cimuntur di Desa Mekarmukti, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin (17/11/2025) sekitar pukul 12.00 WIB. Peristiwa ini mengejutkan warga sekitar karena suara benturan keras terdengar dari arah jembatan Batununggul.

Truk yang membawa paket dari Yogyakarta menuju Bandung itu melaju dari arah timur ke barat. Saat memasuki jalan menurun di kawasan Batununggul, sopir berupaya menghindari kendaraan di depannya. Untuk menghindari tabrakan, sopir membanting setir ke kiri hingga menghantam pembatas jembatan dan langsung terjun ke sungai.

Akibat insiden tersebut, bagian depan truk rusak parah dan sejumlah paket yang diangkut dilaporkan hanyut terbawa arus Sungai Cimuntur yang saat kejadian tengah berdebit cukup tinggi. Warga yang melihat kejadian itu segera berlarian menuju lokasi untuk memberikan pertolongan.

Baca Juga :Artefak Purbakala Ditemukan di Banjar, Berpotensi Ubah Catatan Sejarah Jawa Barat

Saefulloh (60), warga setempat, mengatakan, truk melaju cukup kencang saat memasuki jalan turunan.

“Saya lihat truk sudah oleng, lalu tiba-tiba ‘bruk’, langsung nabrak pembatas dan jatuh ke sungai,” ujarnya.

Warga kemudian mengevakuasi sopir dan kernet yang terjebak di dalam kabin. Keduanya merupakan warga Majalengka dan mengalami luka-luka akibat benturan saat terjun ke sungai. Mereka kemudian dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapat pertolongan awal.

Informasi yang diterima warga, kernet truk harus dirujuk ke RSOP Cijeungjing Ciamis karena mengalami patah tulang pinggang. Sementara sopir masih dalam perawatan di puskesmas dan menjalani observasi dari petugas medis.

Untuk mencegah truk hanyut lebih jauh, warga mengikat badan kendaraan menggunakan seling dan tambang. Arifin (38), warga yang turut membantu, mengatakan arus sungai cukup deras sehingga evakuasi harus dilakukan cepat.

“Airnya lagi tinggi, makanya kami langsung ikat truk biar tidak kebawa arus,” tuturnya.

Hingga sore hari, proses penanganan dan rencana evakuasi lanjutan terhadap truk masih dikoordinasikan oleh warga bersama aparat setempat. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi terkait insiden tersebut.

(Hermanto/PasundanNews.com)