mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Foto/Deni Rudini.PasundanNews.com

BERITA PANGANDARAN, PASUNDANNEWS.COM – Forum Komunikasi Para Pelaku Wisata Pangandaran menggelar deklarasi penolakan keberadaan Keramba Jaring Apung (KJA) di Pantai Timur Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (13/8/2025).

Aksi yang berlangsung di Beach Strip Susi Air ini dihadiri dua tokoh penting Pangandaran, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, serta mantan Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata.

Susi Pudjiastuti menyebut pemasangan KJA di kawasan wisata tersebut sebagai ide yang tidak masuk akal.

“Pantai Timur itu area wisata. Bagaimana bisa mau dipakai KJA ratusan hektare? Sinting itu. Gila. Pantai yang aman dan nyaman untuk berenang di sepanjang pantai selatan itu cuma Pangandaran dan Batukaras,” tegas Susi.

Ia menambahkan, masih banyak wilayah pantai di luar kawasan wisata yang bisa digunakan untuk kegiatan perikanan.

Baca Juga : Kemenag Pangandaran Validasi 1.082 Lembaga Pendidikan Keagamaan

“Kenapa tidak di tempat lain yang tidak ada penghuninya? Ini wilayah konservasi. Sesuai aturan, di bawah 1 atau 2 mil dari garis pantai hanya boleh untuk perikanan tradisional dan konservasi, tidak boleh ada kegiatan lain, termasuk KJA,” jelasnya.

Menanggapi pertanyaan soal kemungkinan adanya pihak yang membekingi proyek tersebut, Susi menyebut hal itu tidak masuk akal.

“Ini negara (NKRI), bukan negara preman. Ada aturannya,” tegasnya.

Di tengah aksi, Susi melakukan panggilan video dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Ia memastikan sang gubernur mendukung penuh aspirasi warga.

“Kang Dedi Mulyadi 100 persen menolak KJA dan mendukung warga Pangandaran,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, menyatakan akan menampung seluruh aspirasi masyarakat.

“Saya sebagai pemerintah daerah siap membersamai masyarakat. Kalau dirasa perlu menghadap Gubernur Jawa Barat, saya siap mendampingi,” kata Citra.

(Deni Rudini/PasundanNews.com)