YLH (Youth Leader House) Ciamis menggandeng OJK (Otoritas Jasa Keuangan) menggelar Dialog Ekonomi di bersama pengusaha, konten kreator dan tokoh masyarakat di Aula RM Samara Binangkit Ciamis, Kamis (6/6/2024). Foto/PasundanNews.com

BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – YLH (Youth Leader House) Ciamis menggandeng OJK (Otoritas Jasa Keuangan) menggelar Dialog Ekonomi, Kamis (6/6/2024).

Kegiatan yang berlangsung di Aula RM Samara Binangkit Ciamis ini turut mengundang sejumlah pengusaha, konten kreator, tokoh masyarakat serta para stakeholder wilayah setempat.

Berlatar belakang menyoroti peluang dan tantangan industri digital, kegiatan ini turut mengundang sejumlah pengusaha, konten kreator beserta tokoh masyarakat.

Kegiatan ini mengusung tema ‘Proyeksi Ekonomi Kreatif Era Digital : Peluang dan Tantangan Industri Digital Kabupaten Ciamis’.

Turut hadir sebagai Keynote speak dalam kegiatan tersebut, Dian Sholeh Wardiana Putra atau yang akrab disapa Dian Ghozin.

Saat membuka acara, Ghozin yang merupakan Direktur PT Reportasee Priangan Media menyampaikan tentang pentingnya membangun tatanan ekonomi kreatif yang mampu menjawab tantangan industri digital saat ini.

“Masifnya perkembangan digital harus berbanding lurus dengan kemampuan kita untuk bisa beradaptasi dengan kehidupan yang serba mudah dan cepat saat ini,” ujarnya.

Proyeksi Membangun Ekonomi Kreatif di Era Digital 

Ghozin juga menekankan tentang pentingnya menjalin kolaborasi bersama semua pihak untuk membangun kemandirian ekonomi di Ciamis.

“Kolaborasi menjadi kunci bagiamana kita bisa membuat sebait karya positif yang berdampak pada kemandirian ekonomi di era digital saat ini,” katanya.

Ia menjelaskan, pentingnya atensi semua stakeholder untuk membutuhkan partisipasi dan kolaborasi baik dalam tataran gagasan, konsep, maupun kerja nyata.

“Terlebih soal perekonomian Ciamis ke depan yang berdampak secara efektif terhadap kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Menurutnya, pembangunan ekonomi di era digital ini tidak akan berhasil tanpa adanya mobilisasi dan kolaborasi secara massif.

Para pengusaha saat ini sekarang bisa dengan mudah mengelola usahanya melalui pemanfaatan digital.

“Masyarakat (konten kreator) pun bisa dengan mudah mendapatkan penghasilan, sepeti melalui YouTube, Facebook, Tiktok dan lainnya” ungkapnya.

Pada kegiatan tersebut juga turut menghadirkan beberapa narasumber lainnya, antara lain, Mohamad Ijudin, Ahmad Alikari dan Hendriawan Firmansah.

Mereka saling berganti membagi sesi menyampaikan materi yang lebih spesifik dan implementatif berkaitan dengan ekonomi kreatif di era digital.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) sebagai sponsor ship.

(Herdi/PasundanNews.com)

Artikulli paraprakTingkatkan Partisipasi Pemilih Jelang Pilkada 2024, KPU Kota Banjar Gelar FGD
Artikulli tjetërPipa PDAM Jebol di Batununggal Bandung, Bey Tinjau Langsung dan Pastikan Penanganan Optimal