BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – UPTD Damkar Kota Banjar kembali melaksanakan program Edukasi Dini Damkar (DUDIDAM) sebagai upaya pengenalan sejak dini mengenai tugas dan fungsi pemadam kebakaran, Rabu (19/11/2025). Kegiatan kali ini terasa istimewa karena untuk pertama kalinya diikuti oleh siswa dari SLB ABC Putra Pasundan 1 Kota Banjar.
Sebanyak 40 siswa hadir mengikuti rangkaian edukasi yang berlangsung di Markas UPTD Damkar Kota Banjar. Mereka mendapat kesempatan melihat langsung aktivitas para petugas damkar serta berbagai peralatan yang digunakan saat penanganan kebakaran dan penyelamatan.
Kepala UPTD Damkar Kota Banjar, Aam Amijaya, mengatakan pihaknya sangat menyambut baik kehadiran siswa SLB dalam program edukasi tersebut.
“Ini adalah kunjungan pertama dari SLB, dan kami merasa bangga bisa memberikan pengalaman langsung kepada anak-anak berkebutuhan khusus,” ujarnya.
Aam menjelaskan, kegiatan DUDIDAM tidak hanya bertujuan memberikan pengetahuan dasar mengenai bahaya kebakaran, tetapi juga untuk menanamkan keberanian, kesiapsiagaan, serta pemahaman tentang keselamatan sejak usia muda. Selain itu, siswa juga diajak untuk mengenali berbagai alat pemadam, kendaraan operasional, hingga reptil yang sering ditangani damkar.
Seluruh siswa tampak antusias saat diperkenalkan dengan beragam peralatan pemadam kebakaran. Mereka juga diberikan kesempatan melihat lebih dekat unit kendaraan pemadam serta mendengar penjelasan mengenai fungsinya. Interaksi langsung ini menjadi momen yang sangat dinanti oleh para peserta.
Antusiasme semakin meningkat ketika siswa diajak mengikuti simulasi penyemprotan air menggunakan selang pemadam. Dengan pendampingan petugas, mereka mencoba secara bergiliran, sehingga suasana edukasi berlangsung penuh keceriaan.
Kepala Sekolah SLB ABC Putra Pasundan 1, Heru Wibowo, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan UPTD Damkar.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami. Mereka bisa belajar secara langsung dan memahami tugas damkar dengan cara yang menyenangkan,” tuturnya.
Heru berharap kolaborasi edukasi seperti ini dapat terus berlanjut sehingga siswa mendapatkan pengalaman belajar yang lebih luas dan beragam.
Ia juga menilai bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan rasa percaya diri anak serta memberikan wawasan baru mengenai pentingnya keselamatan dan kesiapsiagaan menghadapi bahaya kebakaran.
(Hermanto/PasundanNews.com)



















































