BERITA PANGANDARAN, PASUNDANNEWS.COM –Tebing setinggi sekitar 15 meter longsor dan menutup sebagian badan Jalan Nasional Kalipucang-Pangandaran pada Selasa malam (1/7/2025).
Lokasi longsor berada di sekitar Rumah Makan Saung Buleud, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran. Peristiwa ini terjadi tanpa adanya hujan maupun gempa.
Menurut Kabid Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kabupaten Pangandaran, Supiatno, longsoran terjadi akibat struktur tanah yang labil serta adanya retakan pada bebatuan sedimen di tebing tersebut.
“Menurut asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, ini bukan disebabkan hujan atau gempa. Tanahnya memang sudah labil sejak lama. Bebatuan sedimen di sana sudah mengalami banyak retakan,” ungkap Supiatno saat ditemui di lokasi pada Rabu pagi (2/7/2025).
Baca Juga :Tanah Longsor Timbun Setengah Badan Jalan Raya Kalipucang-Pangandaran, Lalu Lintas Terhambat
Akibat longsor, arus lalu lintas dari arah Pangandaran menuju Banjar terganggu maupun sebaliknya.
Pihak kepolisian bersama BPBD menerapkan sistem buka-tutup jalan demi kelancaran kendaraan yang melintas.
“Meski diberlakukan buka-tutup, lalu lintas tetap berjalan lancar dan tidak terjadi kemacetan berarti,” tambah Supiatno.
Guna percepatan penanganan, BPBD telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Pangandaran untuk mengerahkan alat berat ke lokasi.
Saat ini, proses pembersihan material longsoran sedang berlangsung.
Pihak berwenang mengimbau pengguna jalan agar berhati-hati saat melintas di jalur tersebut serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
(Deni Rudini/PasundanNews.com)



















































