Beranda Polhukam Strategi Jemput Suara, Solusi Terbaik Jaring Suara Pemilih

Strategi Jemput Suara, Solusi Terbaik Jaring Suara Pemilih

PASUNDANNEWS.COM, SUKABUMI — Untuk memaksimalkan penjaringan suara pemilih, strategi jemput suara adalah jawaban terbaik untuk dijadikan solusi. Inilah yang telah dilakukan panitia pemilihan BPD Desa Neglasari Kecamatan Lengkong Kabupaten Sukabumi, sebagai prestasi lain setelah sebelumnya berhasil menyusun produk aturan tata tertib pemilihan BPD secara langsung.

Panitia pemilihan anggota BPD Desa Neglasari periode 2019-2025 memegang komitmen bahwa seluruh anggota kepanitiaan harus berjuang sepenuhnya untuk memaksimalkan jalannya proses pemilihan, terutama dalam penjaringan suara pemilih. Dengan begitu, seluruh panitia betul-betul sadar akan tanggungjawabnya sebagai panitia untuk melaksanakan tugas dengan baik, serta berusaha untuk hadirnya kemajuan dibanding kondisi sebelumnya. Begitu ungkap Daiman Halim selaku ketua panitia.

“Komitmen yang sama untuk menghadirkan perubahan baik lah yang menjadi kunci keberhasilan panitia kali ini, sebab dengan begitu panitia sadar akan tugas dan tanggungjawab serta menjadi tim kerja yang solid,” ungkapnya.

Dengan ditemani dua anggota panitia lainnya, serta perwakilan masyarakat yang hapal kondisi sekitar, Daiman Halim melakukan jemput suara dengan menyusul langsung ke tempat tinggal pemilih yang tak mampu datang ke TPS.

Dalam pelaksanaannya, Daiman Halim dengan dibantu anggotanya menjelaskan terlebih dahulu mengenai surat suara, mengenalkan calon-calon, serta tata cara pemilihan agar surat suara dianggap sah. Setelah pemilih merasa paham, panitia langsung meninggalkan pemilih sampai pemilih selesai melaksanakan pemilihan dan melipat kembali surat suara.

Daiman Halim mengungkapkan bahwa “Saat melaksanakan jemput suara, selain daripada dapat menjaring suara pemilih yang tak mampu datang. Kita juga bisa melihat sendiri kondisi masyarakat sesungguhnya”.

Rata-rata yang menjadi halangan pemilih tak mampu datang ke TPS adalah masyarakat yang telah lanjut usia, masyarakat yang tak kuat berjalan, serta masyarakat yang hanya bisa terbaring dengan sakit yang dideritanya.

Daiman Halim berharap, dengan pelaksanaan jemput suara ini, panitia telah bisa memberikan hak seluruh pemilih dengan adil. Semoga hal serupa ini dikembangkan kembali sehingga menghasilkan strategi yang lebih baik dan dipergunakan dalam setiap prosesi pemilihan yang melibatkan masyarakat,” pungkasnya.

Panitia pemilihan anggota BPD Desa Neglasari telah berhasil melaksanakan pemilihan secara langsung dengan baik. Pemilihan ini berlangsung selama empat hari untuk empat kedusunan, dimulai tanggal 20 sampai 23 Januari 2019. Saat ini nama-nama 9 anggota BPD terpilih telah dikantongi. (Yusuf)