Sosialisasi Holding BUMN. Foto/Farhan.PasundanNews.com

BERITA CIANJUR, PASUNDANNEWS.COM – Sosialisasi Holding BUMN sebagai Lokomotif Masa Depan sukses digelar di Hotel Sanggabuana, Kabupaten Cianjur, pada Kamis (27/10/2022) lalu.

Berkenaan dengan ini, BRI sebagai salah satu BUMN memiliki visi menjadi ‘Champion of Financial Inclusion, The Most valuable Banking Group in Southeast Asia’ & ‘Champion of Financial Inclusion’ pada 2025.

Untuk itu BRI menyadari perlu mendorong pemerataan kemakmuran bagi bangsa Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Salman, salah seorang narasumber kegiatan sosialisasi tersebut.

Menurut penggiat Koperasi asal Cianjur itu, visi BRI tersebut memang sejalan dengan visi pemerintah yang mencanangkan tingkat inklusi keuangan mencapai 90% pada 2024.

Merujuk data survei tiga tahunan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), inklusi keuangan pada tahun 2019 baru mencapai 76,19% atau meningkat dari 67,8% pada 2016.

“Dalam mewujudkan peningkatan inklusi keuangan tersebut, juga harus diikuti peningkatan literasi keuangan,” kata Salman.

Di mana menurut data OJK literasi keuangan, sambungnya, baru mencapai 38,03% pada 2019, meningkat dari 29,7% pada 2016.

Strategi Utama BRI

Salman menginformasikan kepada para peserta sosialisasi bahwa saat ini BRI setidaknya memiliki 3 strategi utama dalam upayanya meningkatkan financial literasi index.

Pertama, mengembangkan Agen BRILink menjadi 600 ribu hingga akhir 2022 di seluruh Indonesia.

Kedua, BRI pun akan mengembangkan digital advisor atau penyuluh digital.

Dengan tugas mengajari masyarakat untuk buka rekening dan bertransaksi secara digital, serta mengajarkan masyarakat melakukan pengamanan agar terhindar dari kejahatan digital.

“Yang ketiga, BRI berupaya secara konsisten mengembangkan ekosistem bisnis secara digital. Sehingga transaksi keuangan harian nasabah terus-menerus dilakukan secara digital, untuk menjamin keberlanjutan dari proses keuangan digital di masa depan,” terangnya.

Selanjutnya, Salman menjelaskan BRILink merupakan Agen laku pandai milik BRI atau Agen BRILink merupakan hybrid channel dari BRI secara brancless banking.

Melalui Agen BRILink masyarakat dapat menikmati layanan/jasa transaksi keuangan layaknya layanan bank di agen-agen/mitra Agen BRILink secara lebih dekat.

“Jumlah Agen BRILink telah mencapai 584 ribu pada akhir Agustus 2022 dengan jangkauan mencapai 57.618 desa, atau mencakup 3/4 desa diseluruh Indonesia sudah terdapat Agen BRILink,” tuturnya

Diakuinya Sepanjang Januari – Agustus 2022, Agen BRILink tersebut memproses lebih dari 709 juta transaksi dengan total volume transaksi mencapai Rp. 855,5 triliun.

“Selain memberikan akses layanan keuangan kepada masyarakat, Agen BRILink juga memberikan lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” paparnya.

Program BUMN sebagai Bentuk Edukasi Masyarakat

Sementara itu Aggota Fraksi Partai Golkar DPR RI dari Dapil Jawa Barat III Budhy Setiawan mengatakan, sosialisasi ini untuk mengedukasi masyarakat terkait program BUMN, dan menumbuhkan kembali perekonomian masyarakat secara menyeluruh, termasuk para pelaku UMKM di kabupaten Cianjur.

Salah satu peluang usaha yang bisa dilakukan, kata , adalah memanfaatkan akses layanan keuangan yang dimiliki BRI seperti menjadi agen BRI Link.

Suatu layanan yang sekaligus memberi lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Menjadi agen BRILink bisa memberikan peluang penghasilan yang besar bagi mereka yang tekun dan serius menjalankannya,” kata dia.

Konsep BRILink, jelas Legislator dari Dapil Jawa Barat III itu, merupakan perluasan di mana BRI menjalin kerja sama dengan nasabah sebagai agen yang dapat melayani transaksi perbankan bagi masyarakat secara online dengan konsep sharing fee. (Farhan/PasundanNews.com)

Artikel sebelumyaMilad ke-105 Tahun, PUI Banjarsari Pererat Silaturahmi dan Gebyar Perlombaan 
Artikel berikutnyaJadwal Final Sepak Bola Porprov XIV Jabar, Purwakarta vs Kota Bekasi, Ciamis vs Kota Bandung Perebutkan Juara 3