BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Suasana haru dan bahagia menyelimuti halaman SMP Negeri 1 Cimaragas, Senin (2/6) pagi saat menggelar acara kelulusan siswa-siswi kelas IX Tahun Pelajaran 2024/2025.

Dengan penuh kesederhanaan namun sarat makna, momen ini menjadi penanda berakhirnya satu fase penting dalam perjalanan pendidikan para siswa.

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh seluruh guru, orang tua siswa, serta perwakilan dari SMP Terbuka.

Bukan hanya menjadi perayaan kelulusan, kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi atas perjuangan dan pencapaian selama tiga tahun terakhir di bangku SMP.

Kepala SMPN 1 Cimaragas, Yudi Nugraha, menyampaikan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari langkah baru menuju masa depan yang lebih luas dan penuh tantangan.

Baca Juga :Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Ciamis Tegaskan Pancasila sebagai Jiwa dan Moral Bangsa

“Ini momen bersejarah dan penuh kebanggaan bagi siswa-siswi kelas IX. Kami bangga melepas mereka dengan keyakinan bahwa masa depan mereka masih sangat panjang dan penuh harapan,” ujar Yudi.

Tahun ini, seluruh 174 siswa dari SMPN 1 Cimaragas, ditambah 14 siswa dari SMP Terbuka, dinyatakan lulus 100%.

Sebagian besar lulusan, sekitar 80%, melanjutkan ke SMA Negeri 1 Cimaragas, sementara sisanya memilih jalur pendidikan lain di SMA dan SMK di wilayah sekitar.

Menurut Yudi, keberhasilan kelulusan ini tak lepas dari peran aktif orang tua, dedikasi guru, serta komitmen para siswa sendiri.

Ia juga menggarisbawahi kerja sama berkelanjutan dengan SMA Negeri 1 Cimaragas sebagai satu-satunya SMA di Cimaragas, yang menjadi rujukan utama bagi lulusan SMPN 1 Cimaragas.

Dalam acara tersebut, siswa-siswi berprestasi mendapatkan penghargaan dan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan dedikasi mereka selama menempuh pendidikan.

Prosesi penyerahan siswa kepada orang tua dilakukan secara simbolis, menandai selesainya tanggung jawab pendidikan di tingkat menengah pertama dan dimulainya tanggung jawab baru di tingkat pendidikan selanjutnya.

Yudi juga menegaskan bahwa acara kelulusan dilaksanakan sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Jawa Barat.

Acara ini tanpa memungut biaya dari orang tua siswa dan hanya bersifat seremonial. Hal ini dilakukan demi menjaga prinsip keadilan dan kesederhanaan dalam pendidikan.

Lebih lanjut, ia berpesan kepada seluruh lulusan untuk bijak menghadapi era digital yang semakin kompleks.

Tantangan hari ini, menurutnya, bukan hanya berasal dari lingkungan luar, tetapi juga dari dalam diri sendiri, termasuk dalam penggunaan teknologi dan media sosial.

Baca JugaPemkab Ciamis Serukan Perayaan Qurban Tanpa Sampah Plastik

“Handphone bisa menjadi jendela pengetahuan, tapi juga bisa menjadi jebakan jika tidak digunakan dengan bijak. Kami berharap para siswa mampu memfilter informasi, menjaga fokus, dan tetap semangat mengejar cita-cita,” pesannya.

Sebagai penutup, Yudi menyampaikan terima kasih kepada para siswa yang telah memberikan kontribusi positif selama di sekolah.

Ia berharap mereka terus mengembangkan bakat dan prestasi di jenjang pendidikan selanjutnya dan menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh, cerdas, dan berakhlak mulia.

“Perjalanan kalian belum selesai, bahkan baru saja dimulai. Siapkan diri dengan baik, kuatkan tekad, dan teruslah melangkah dengan semangat,” tutupnya.

(Pepi Irawan/PasundanNews.com)