BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Polemik retribusi pedagang di kawasan Banjar Waterpark akhirnya menemukan titik temu. Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum yang berlangsung di aula DPRD Kota Banjar, Senin (23/2/2026), pemerintah daerah, legislatif, dan perwakilan pedagang sepakat mempertahankan tarif retribusi sebesar Rp 5.000/hari.
Kesepakatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mendorong penataan kawasan agar lebih tertib dan produktif. Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan retribusi bukan sekedar pungutan, melainkan instrumen pengaturan demi menciptakan kepastian usaha bagi pedagang.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perdagangan (KUKMP) Kota Banjar, Sri Sobariah, menyatakan besaran retribusi itu telah sesuai regulasi daerah dan masih tergolong wajar.
“Secara aturan sudah sesuai Perda. Nilai Rp 5.000 itu wajar untuk retribusi pedagang. Mudah-mudahan ini bisa dipahami bersama karena tujuannya untuk penataan,” ujarnya.
Sri mengakui setiap kebijakan baru kerap memunculkan respons beragam di lapangan. Namun ia memastikan pemerintah tetap membuka ruang dialog dengan para pedagang.
Baca Juga :Jelang Musda, Emay Siti Muludjum Digadang-gadang Pimpin DPD Golkar Kota Banjar
“Kalau memang ada yang perlu disesuaikan, tentu ada mekanismenya. Tapi perubahan Perda membutuhkan proses panjang,” katanya.
Dalam forum tersebut, pedagang menyoroti persoalan yang dinilai lebih mendesak, yakni rendahnya jumlah pengunjung yang berdampak langsung pada omzet.
Mereka berharap pemerintah menghadirkan program konkret untuk meningkatkan daya tarik kawasan, mulai dari penyelenggaraan event hingga promosi terpadu.
Menanggapi hal itu, Sri menyampaikan komitmen dinasnya untuk membangun kolaborasi lintas sektor, termasuk membuka peluang kerja sama dengan swasta dan sponsor.
“Kami siap memfasilitasi kegiatan atau promosi bersama agar kawasan ini lebih hidup,” ujarnya.
Sementara itu, etua Komisi II DPRD Kota Banjar, Rosi Hernawati, menilai kesepahaman tersebut menjadi fondasi penting bagi stabilitas ekonomi lokal.
“Rapat berjalan baik dan sudah ada kesepahaman. Ke depan, kami akan mendorong dinas membantu dari sisi kegiatan untuk mendukung geliat pedagang,” katanya.
Senada, Wakil Ketua Paguyuban Pedagang Banjar Water Park (PBWP), Budiono, menyatakan kesiapan pedagang mendukung penataan kawasan.
“Harapan kami sederhana, ada peran bersama untuk memajukan kawasan ini agar lebih ramai dan berdampak pada kesejahteraan pedagang,” ujarnya. (Hermanto/PasundanNews.com)



















































