BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Ciamis bergerak cepat menangani bencana banjir yang melanda wilayah Kecamatan Pamarican dan Kecamatan Cidolog.
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, turun langsung ke lokasi terdampak untuk memastikan penanganan darurat serta pemenuhan kebutuhan warga berjalan dengan baik.
Kehadiran Bupati Herdiat di tengah masyarakat terdampak menjadi bentuk nyata kepedulian dan respons cepat pemerintah daerah.
Setiap menerima laporan bencana, Bupati Herdiat menegaskan selalu berupaya hadir langsung di lapangan, bahkan meski harus dilakukan pada malam hari.
Berdasarkan laporan yang diterima, situasi pada Senin (9/1) pukul 00.00 WIB, banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Pamarican dan Kecamatan Cidolog.
Curah hujan tinggi menyebabkan tanggul Sungai Citalahab jebol, sehingga air meluap dari Sungai Citalahab dan Sungai Ciseel dan merendam permukiman warga.
Adapun wilayah terdampak meliputi Dusun Kubangpari, Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican, tepatnya RT 1 hingga RT 7 RW 2, serta Dusun Ciparay, Desa Ciparay, Kecamatan Cidolog pada RT 1 RW 1.
Baca Juga :Genangan Tak Kunjung Surut, Warga Banjar Desak Pemprov Jabar Benahi Drainase Jalan Perintis Kemerdekaan
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, menyampaikan bahwa dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa.
Namun demikian, sebanyak 47 jiwa terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman, yakni 27 jiwa di Masjid Nurul Haq dan 20 jiwa di Sekolah/Madrasah Al-Ikhsan.
“BPBD bersama unsur TNI, Polri, aparat desa, serta relawan langsung melakukan kaji cepat dan evakuasi warga ke titik pengungsian. Logistik kedaruratan juga telah kami distribusikan kepada masyarakat terdampak,” jelas Ani.
Ia menambahkan, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy telah menurunkan alat berat untuk melakukan penanganan darurat dengan menutup sementara tanggul Sungai Citalahab yang jebol.
Sementara itu, pendataan kerugian materiil masih terus dilakukan melalui kaji cepat di lapangan.
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya yang meninjau langsung lokasi banjir memastikan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Ia juga memantau langsung proses penanganan tanggul yang jebol serta kondisi pengungsi.
Baca Juga :PSGC Ciamis Promosi ke Liga 2, Ribuan Warga Tatar Galuh Tumpah Ruah Sambut Laskar Singacala
“Pemkab Ciamis akan selalu hadir di tengah masyarakat dalam setiap kondisi, termasuk saat terjadi bencana. Kami pastikan penanganan darurat berjalan cepat, kebutuhan warga terpenuhi, dan perbaikan tanggul segera dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Herdiat.
Penanganan banjir dilakukan secara terpadu melalui koordinasi BPBD Ciamis dengan unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan dan desa, serta relawan kebencanaan yang terus bersiaga membantu masyarakat di lapangan.
Hingga laporan terakhir, kondisi banjir dilaporkan mulai berangsur surut. Sebagian warga masih bertahan di lokasi pengungsian, sementara sebagian lainnya telah kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan sisa genangan air dan lumpur.
Kebutuhan mendesak saat ini adalah pembangunan kembali tanggul Sungai Citalahab secara permanen agar mampu menahan debit air saat hujan deras serta mencegah terjadinya banjir susulan.
Pemerintah Kabupaten Ciamis mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melaporkan kondisi darurat kepada aparat setempat.
Informasi kebencanaan dapat disampaikan melalui PUSDALOPS BPBD Kabupaten Ciamis di Call Center 081 123 16 567 atau melalui media sosial resmi BPBD Ciamis. (Herdi/PasundanNews.com)




















































