Beranda Ciamis Penanganan Hukum Tidak Jelas, HMI Ciamis Nilai Kejari Tidak Bekerja

Penanganan Hukum Tidak Jelas, HMI Ciamis Nilai Kejari Tidak Bekerja

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islama Cabang Ciamis periode 2019-2020

PASUNDANNEWS.COM, CIAMIS – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciamis menyebut Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Ciamis belum optimal dalam bekerja.

Ketua Umum HMI Cabang Ciamis, Hernawan mengatakan, hal tersebut bisa dilihat dari kasus- kasus yang ditangani oleh Kejari kabupaten Ciamis banyak yang belum selesai.

“Seperti halnya kasus Finger Print yang saat ini masih tidak jelas,” jelasnya.

Padahal menurutnya, Kejari sebagai lembaga pemerintahan yang melaksanakan Kekuasaan Negara di bidang penuntutan harus bebas dari pengaruh kekuasaan pihak manapun, serta dituntut lebih berperan dalam menegakan supremasi hukum, perlindungan kepentingan umum, penegakan hak asasi manusia, serta pemberantasan korupsi.

“Kasus Finger Print harusnya saat ini sudah jelas, tapi sampai saat ini penyelsaian pun tidak tahu sudah sampai kemana, harusnya Kejari lebih terbuka lagi mengenai kasus tersebut, pasalnya publik ingin mengetahui betul terkait kasus yang melibatkan banyak pihak,” ujar Hernawan, melalui rilisnya kepada pasundannews.com, Rabu, (26/6).

Lanjut Hernawan, banyak sekali program Kejaksaan Negeri Ciamis dalam meningkatkan pemahaman masyarakat akan sadar hukum seperti, Jaksa Masuk Sekolah, Jaksa Masuk Desa dan Jaksa Menyapa yang berbandi terbalik dengan komitmennya.

“Contohnya dalam meningkatkan pemahaman masyarakat akan sadar hukum. Dengan gencarnya giat edukasi yang dilakukan Kejari Ciamis, seharusnya mampu menuntaskan berbagai permasalahan yang ada di Kabupaten Ciamis, termasuk masalah Finger Print,” katanya.

Hernawan berharap, adanya keterbukaan mengenai masalah Finger Print yang saat ini belum adanya kejelasan, apakah sudah terdapat tersangka atau belum.

“Saya harap Kejari bisa mengimpormasikan kepada publik, walaupun masalah tersebut belum selsai, karena kami selaku masyarakat saat ini sudah lama menunggu hasilnya,” pungkasnya.