Beranda Bandung Raya Miris, Idap Penyakit Leukemia, Balita di Padalarang Hanya Dirawat di Rumah

Miris, Idap Penyakit Leukemia, Balita di Padalarang Hanya Dirawat di Rumah

PASUNDANNEWS.COM, NGAMPRAH -Tidak berkecukupan dalam ekonomi, membuat Yudi Suryadi (30) dan istrinya Tina Suitinah (25) terpaksa merawat Revaldi Saputra (4) dengan perawatan seadanya. Dua bulan lalu, anak pertama dari pasangan ini didiagnosa dokter mengidap penyakit Leukemia Mieloblastik Akut (AML).

Tidak memiliki penghasilan tetap, membuat keluarga kecil ini terpaksa menumpang hidup di kediaman orangtuanya di Kampung Sudimampir RT 04 RW 24, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Yudi mengatakan, anaknya kini masih dalam kondisi yang lemah. Meski begitu, dirinya mangaku terpaksa merawat Revaldi di rumah karena keterbatasan biaya untuk pengobatannya.

“Mudah-mudahan perawatan di rumah ini sementara aja, ini masih menunggu BPJS-nya beres,” kata Yudi, Rabu (24/4).

Dipaparkan Yudi, pada awal mulanya, Revaldi jatuh sakit serta terlihat begitu pucat sehingga dirinya membawa sang anak ke dokter dan anaknya didiagnosa kekurangan kadar hemoglobin.

“Pada saat itu Revaldi kekurangan darah  diagnosis pertamanya,” ujarnya.

Pasca penanganan medis pertama, dia menerangkan, Revaldi mendapat rujukan untuk ditangani tim medis di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung lalu dilakukan operasi kecil dengan mengambil sumsum tulang belakang untuk mengetahui penyakit sebenarnya yang diidap sang anak.

“Nah setelah operasi itu, tanggal 28 Februari 2019, dokter memvonis kalau Revaldi mengidap leukemia akut,” terangnya.

Diakui Yudi, kondisi perekonomian keluarganya saat ini sangat memprihatikan. Pasalnya ia tidak memiliki pekerjaan tetap melainkan bekerja serabutan di sebuah penggilingan gabah di wilayah Ciranjang-Cianjur.

“Makanya saya numpang untuk hidup, ditambah untuk mengobati anak, gak tau biayanya dari mana,” ungkapnya.

Yudi mengharapkan, upayanya mencari biaya pengobatan untuk sang anak bisa membuahkan hasil meskipun tidak dipungkiri ia dan keluarganya sangat membutuhkan bantuan dari berbagai pihak demi kesembuhan buah hatinya.

“Mudah-mudahan ada orang yang mau bantu sambil saya terus berusaha mencari biaya obatin anak saya,” tukasnya. (alvin/tiara)