BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Sebanyak 175 peserta Pramuka tingkat SLTA dari se Kota Banjar mengikuti kegiatan rekrutmen Saka Bhayangkara Polres Banjar Tingkat XVIII Tahun 2025.
Acara berlangsung selama dua hari, yakni 31 Oktober sampai 1 November 2025, bertempat di Pondok Pesantren Darul Ikhlas, Dusun Randegan, Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar.
Puncak kegiatan ditandai dengan upacara api unggun yang digelar malam hari sebagai simbol kebersamaan dan semangat pengabdian.
“Api unggun ini bukan sekedar obor malam, tetapi merupakan simbol pelita hati bagi setiap anggota Saka yang siap menjaga keamanan dan menjalin persaudaraan antar generasi muda,” Pamong Saka dari Polres Banjar, Bripka Debi Saeful Anwar, Jumat (31/10/2025).
Sementara itu, pimpinan Saka Polres Banjar, Iptu Juherman, menjelaskan kegiatan dua hari ini selain sebagai seleksi, juga sebagai pembinaan karakter, nilai kebangsaan dan rasa tanggung jawab.
Baca Juga : 276 Penyandang Disabilitas di Kota Banjar Terima Bantuan ATENSI
“Kami harap para peserta tidak hanya jadi anggota, tetapi benar-benar menjadi duta kedisiplinan dan pelopor keamanan di lingkungan sekolah dan masyarakat,” ujarnya.
Makna api unggun dalam rangkaian rekrutmen ini diuraikan lebih lanjut oleh Juherman. Menurutnya, unggun api melambangkan kehangatan persahabatan, melaju bersama dalam satu irama, dan keberanian untuk menatap masa depan.
“Ketika api unggun menyala, kita belajar bahwa keberanian muncul dalam kelompok yang solid tanpa kepercayaan satu sama lain, bara tidak akan menyala,” ungkapnya.
Acara yang diselenggarakan di lingkungan pesantren ini juga memperkuat unsur pendidikan karakter dengan melibatkan pembinaan keagamaan dan kebangsaan.
Dengan ditetapkannya agenda dua hari dan rangkaian aktivitas yang menyeluruh, kegiatan rekrutmen Saka Bhayangkara Tingkat XVIII di Kota Banjar diharapkan mampu menumbuhkan jiwa pengabdian, persahabatan dan ketangguhan.
“Api unggun menjadi titik simbolik, bahwa dari sebatang kayu yang menyala, terbentuk komunitas yang siap menjaga dan membangun,” pungkas Juherman.
(Hermanto/PasundanNews.com)



















































