Beranda Bandung Raya Kurangnya Kepedulian Masyarakat jadi Penyebab Taman-taman Rusak

Kurangnya Kepedulian Masyarakat jadi Penyebab Taman-taman Rusak

PASUNDANNEWS.COM, BANDUNG – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) menyebut kerusakan terjadi di sejumlah taman di Kota Bandung karena ulah para pemain skateboard. Padahal, Pemkot Bandung telah menyediakan fasilitas khusus skateboard yang ada di bawah jembatan Pasopati.

“Tapi mereka tetap saja bawa alatnya ke Taman Inklusi, Taman Cikapayang untuk main skateboard. Kan di sana ada ornamen batu, kalau pake skateboard itu pecah-pecah,” ungkap Iwan usai kegiatan Bandung Menjawab, Selasa (23/04/2019).

Selain disebabkan para pemain skateboard, lanjutnya, kerusakan juga terjadi karena banyaknya vandalisme, pencurian lampu, besi dan ornamen lain yang memerlukan biaya puluhan juta. Menurutnya, barang-barang yang dicuri tersebut untuk dijual kembali dengan harga relatif lebih murah.

“Contohnya di Babakan Siliwangi itu banyak lampu-lampu yang dicuri, besi pengaman banyak yang dicuri. Bayangkan kalau besi pengaman dicuri itu akibatnya akan kecelakaan,” tuturnya.

Kerusakan tersebut telah terjadi sejak lama dan terus berlanjut karena para pemain skateboard dinilai seolah tidak memiliki kepedulian untuk bmenjaga taman. Pihaknya telah memberikan imbauan agar kerusakan tidak terjadi karena berdampak pada pembengkakan anggaran perbaikan.

“Kalau rusak kita harus menganggarkan untuk perbaikan, kan sayang karena uang bisa dialokasikan untuk yang lebih perlu. Kita gak jadi masalah, tapi kasian ini uang rakyat,” ujarnya.

Untuk itu, Iwan meminta seluruh masyarakat Kota Bandung memiliki kepedulian untuk bersama-sama menjaga RTH maupun taman-taman yang ada di Kota Bandung. Dirinya mengimbau masyarakat membantu mengawasi dan melaporkan jika menemukan adanya pelanggaran pengrusakan taman.

“Kalau tidak bisa menangkap, kasih teguran. Kalau tidak bisa kasih teguran, lapor ke kita biar nanti ditindaklanjuti. Saya yakin yang dicuri dan dirusak ada yang melihat, cuma kurangnya kepedulian masyarakat,” ucapnya. (iman/tiara)