Tampak kantor MBA di Parigi Kabupaten Pangandaran tutup dan di pasang Police Line. Foto/Deni Rudini.PasundanNews.com

BERITA PANGANDARAN, PASUNDANNEWS.COM– Ratusan warga mendatangi Kantor MBA di Parigi, Kabupaten Pangandaran Jawa Barat, Pada Senin (9/2/2026) lalu.

Mereka diduga merupakan korban investasi bodong yang tidak dapat menarik dana yang telah disetorkan.

Sebelumnya, aktivitas di Kantor MBA berjalan normal. Setiap hari, dari pagi hingga sore warga terlihat keluar masuk kantor untuk melakukan transaksi.

Namun pada Minggu (8/2/2026) kantor tersebut mendadak tutup. Sejumlah warga yang datang mempertanyakan alasan penutupan itu.

“Saya tidak tahu kenapa kantornya tutup,” ujar Ihsan Purnomo warga sekitar kepada PasundanNews.com. Rabu (11/2/2026)

Baca Juga :Kominfo Saba Desa, Cara Dinskominfo Pangandaran Dorong Percepatan Digitalisasi

Ihsan mengungkapkan, pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 WIB, sejumlah pekerja MBA datang ke kantor dan mengeluarkan barang-barang untuk dimasukkan ke dalam mobil.

Tak lama kemudian, sekitar pukul 09.00 WIB hingga menjelang siang, ratusan warga mendatangi kantor tersebut. Mereka menuntut kejelasan terkait dana yang telah diinvestasikan.

“Informasinya, warga ingin menarik uang yang sudah diinvestasikan, tapi tidak bisa diambil,” kata Ihsan.

Menurutnya, warga menyetorkan uang dengan harapan mendapatkan keuntungan dari investasi tersebut.

Baca Juga :Kota Banjar Gaet Investasi Rp 4,2 Triliun, PLTS 100 MW Siap Dibangun di Tahun 2027

Polres Pangandaran segera turun ke lokasi untuk mengamankan situasi. Petugas kemudian menggiring warga ke Alun-alun Parigi guna mencegah kericuhan.

Ihsan menyebut, korban diduga berasal dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum hingga aparat pemerintahan.

Hingga berita ini diterbitkan Pasundannews.com belum menerima keterangan resmi dari pihak MBA

(Deni Rudini/Pasundannews.com)