Ating, sang Sinden yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Banjar. Foto/Istimewa

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan apresiasi khusus kepada Wakil Ketua DPRD Kota Banjar, Ating, dalam Rapat Paripurna Hari Jadi ke 23 Kota Banjar, Sabtu (21/2/2026). Kehadiran orang nomor satu di Jawa Barat yang akrab disapa KDM itu menjadi perhatian tersendiri dalam agenda resmi tersebut.

Dalam suasana khidmat, Ating yang merupakan kader PDI Perjuangan tampil melantunkan syair Sunda berjudul Wangsit Siliwangi. Lantunan tersebut membuat ruang rapat paripurna mendadak senyap sebelum akhirnya disambut tepuk tangan meriah para tamu undangan.

KDM tampak terkesan dengan suara khas Ating. Bahkan, ia secara spontan memberikan saweran segepok pecahan Rp 100 ribu sebagai bentuk penghargaan atas ‘ngaleuangan’ (lantunan) sang wakil ketua dewan. Momen itu pun menambah semarak peringatan hari jadi Kota Banjar.

Baca Juga : Banjar Identik dengan dr Herman Sutrisno, Dedi Mulyadi: Selain Sahabat, Beliau Guru Saya

“Suarana halimpu (suaranya merdu), enak didengarnya. Luar biasa ya, seorang seniman bisa duduk sebagai wakil ketua DPRD. Saya bangga,” ujar KDM di hadapan peserta rapat yang langsung menyambut dengan riuh tepuk tangan.

Ating bukanlah sosok baru di dunia seni. Ia dikenal sebagai seorang sinden yang telah menekuni kesenian tradisional sejak usia muda. Sang suami, Kuswito atau yang akrab disapa Mang Pendil, juga dikenal sebagai maestro seni sandiwara Sunda dan Sendratari yang turut mendukung langkah Ating terjun ke dunia politik.

Kini, Ating menetap di sebuah dusun di Desa Mulyasari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar. Meski telah menduduki jabatan strategis di parlemen, ia tetap aktif dalam kegiatan seni bersama komunitas sanggar seninya yakni Budaya Sari.

Karier politik Ating dimulai pada 2014 saat mencalonkan diri sebagai anggota legislatif. Meski sempat gagal terpilih, ia kemudian mendapatkan kesempatan melalui mekanisme pergantian antar waktu (PAW) selama 10 bulan. Pada periode berikutnya, ia kembali meraih kepercayaan publik hingga kini memasuki masa jabatan kedua.

“Saya sejak muda memang sudah terjun ke dunia seni dan menjadi sinden hingga sekarang. Semoga generasi muda bisa terus melestarikan budaya lokal agar tidak hilang ditelan zaman,” tutur Ating, Minggu (22/2/2026).