DPC PDIP Kota Banjar Gelar Doa Bersama Memperingati Bulan Bung Karno dan Haul ke-55 Bung Karno. Foto/Hermanto.PasundanNews.com

BERITA BANJAR, PASUNDANNEWS.COM – DPC PDI Perjuangan Kota Banjar menggelar doa bersama secara serentak di seluruh Indonesia dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno serta Haul ke-55 Bung Karno, Sabtu (21/6/2025).

Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap bulan Juni sebagai penghormatan terhadap sosok Proklamator sekaligus Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno.

Ketua DPC PDIP Kota Banjar, H. Nana Suryana, menjelaskan bahwa bulan Juni merupakan bulan penuh makna bagi seluruh kader PDIP.

“Bulan Juni ini sangat spesial karena berisi peristiwa besar, yaitu lahirnya Bung Karno, wafatnya Bung Karno, serta lahirnya Pancasila yang dipidatokan Bung Karno pada 1 Juni di depan BPUPKI,” ujarnya di Sekretariat PDIP Kota Banjar.

Sejarah lahirnya Pancasila bermula pada tanggal 1 Juni 1945 ketika Bung Karno mempresentasikan gagasan dasar negara dalam sidang BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia).

Dalam pidatonya, Bung Karno merumuskan lima dasar negara yang kemudian dikenal sebagai Pancasila, sebagai landasan ideologi dan filosofi bangsa Indonesia.

Nana menegaskan, seluruh keluarga besar PDIP selalu berkomitmen untuk tegak lurus mengikuti arahan dan intruksi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Apapun yang diintruksikan oleh DPP, kami di Kota Banjar selalu tegak lurus dan siap melaksanakan dengan penuh semangat serta loyalitas,” katanya.

Kegiatan doa bersama ini dihadiri oleh badan sayap partai, para ketua ranting, seluruh jajaran PAC dan DPC Kota Banjar.

Mereka bersatu untuk memperkuat konsolidasi internal partai agar soliditas partai tetap terjaga dan terus berkembang.

Nana berharap memalui kegiatan ini seluruh kader PDIP dapat mewarisi semangat perjuangan Bung Karno yang gigih membela dan membesarkan bangsa serta negara Indonesia.

“Semoga semangat Bung Karno dapat terus menyala dalam diri kita semua, memperkuat tekad untuk membangun bangsa yang adil dan makmur,” pungkasnya.

(Hermanto/PasundanNews com)