BERITA BANJAR PASUNDANNEWS.COM – Walikota Banjar, Ir. H. Sudarsono, didampingi Plt Kepala Dinas PUPR Heri Sapari, Camat Purwaharja Rina Purnama Sari, serta Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar Ruhimat, meninjau kondisi Jembatan Pasirleutik-Panulisan yang berada di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah, Sabtu (29/11/2025).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kondisi jembatan yang telah berusia sekitar 10 tahun tersebut tetap layak dan aman bagi masyarakat.
Jembatan sepanjang 280 meter ini menghubungkan wilayah Pasirleutik, Kota Banjar, Jawa Barat, dengan Panulisan Barat, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Keberadaan jembatan tersebut menjadi jalur penting bagi mobilitas warga antar provinsi, sekaligus memiliki potensi besar meningkatkan aktivitas perekonomian di kawasan tersebut.
“Kami ingin meninjau jembatan yang telah dibangun 10 tahun yang lalu untuk memastikan kondisinya dan apa saja yang perlu diperbaiki,” ujar Walikota Banjar, saat ditemui di lokasi peninjauan.
Ia menambahkan bahwa ke depan, pemerintah kota akan mengusulkan bantuan anggaran pembangunan jalan kepada pemerintah provinsi. Hal ini dilakukan agar akses menuju jembatan semakin baik dan mampu meningkatkan konektivitas antar daerah.
Baca Juga :Walikota Banjar dan BPBD Salurkan Bantuan untuk Korban Rumah Ambruk di Mekarharja
“Infrastruktur jalan ke depan kami akan meminta bantuan ke provinsi supaya dibangun agar layak, sehingga nantinya kedua warga dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat bisa menjadi nilai tambah ekonomi,” jelasnya.
Sudarsono juga mengatakan, salah satu jalur yang berpotensi untuk diperbaiki adalah akses dari wilayah Kota Banjar melalui jalur Katapang.
Menurutnya, jalan tersebut kemungkinan akan diperlebar untuk mendukung peningkatan mobilitas dan kenyamanan pengguna jalan.
Selain fokus pada infrastruktur jalan, pemkot Banjar turut menyoroti kondisi sungai Cijolang yang mulai mengalami abrasi.
Menurut Sudarsono, abrasi tersebut dikhawatirkan dapat mengancam pemukiman warga di Dusun Pasirleutik jika tidak segera ditangani.
“Kami akan berkoordinasi dengan pihak BBWS untuk bisa menangani abrasi di Sungai Cijolang, karena ini membahayakan warga,” ujarnya.
Melalui peninjauan ini, pemerintah Kota Banjar berharap dapat segera melakukan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan fasilitas infrastruktur dan memastikan keamanan masyarakat yang bermukim di sekitar aliran sungai maupun yang memanfaatkan akses jembatan tersebut.
(Hermanto/PasundanNews.com)




















































