BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Bawaslu Kabupaten Ciamis mencatatkan prestasi dalam pelaksanaan program pencegahan dan pengawasan pemilu.
Lembaga pengawas pemilu tersebut meraih tiga penghargaan dalam kegiatan Pencegahan Award yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Jawa Barat.
Tiga penghargaan itu masing-masing Juara I Kategori Kegiatan Forum Warga Terproduktif Tahun 2025, Juara II Kategori Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Terbaik Tahun 2025, serta Juara Harapan I Kategori Pengelolaan Diskusi Daring Terbaik pada P2P Daring Tahun 2025.
Ketua Bawaslu Kabupaten Ciamis, Jajang Miftahudin, mengatakan capaian tersebut menjadi hasil dari konsistensi jajaran Bawaslu Ciamis dalam menjalankan fungsi pencegahan, pengawasan serta membangun keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pemilu.
Baca Juga :Bawaslu Kota Banjar Bawa Pendidikan Pengawasan Partisipatif ke Level Jawa Barat
“Penghargaan ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pencegahan dan pengawasan. Yang paling penting bukan penghargaan semata, tetapi bagaimana seluruh kegiatan yang dilakukan memberikan dampak terhadap pengawasan pemilu yang lebih baik,” ujar Jajang, Rabu (7/10/2026).
Pada kategori Forum Warga Terproduktif Tahun 2025, Bawaslu Ciamis meraih peringkat pertama, disusul Kota Cirebon sebagai Juara II dan Kabupaten Bogor sebagai Juara III.
Sementara pada kategori Pengawasan PDPB Terbaik Tahun 2025, Ciamis menempati posisi kedua. Juara I diraih Kabupaten Indramayu, sedangkan Kabupaten Kuningan berada di posisi ketiga.
Adapun untuk kategori Pengelolaan Diskusi Daring Terbaik pada P2P Daring Tahun 2025, Bawaslu Ciamis bersama Kabupaten Pangandaran dan Kota Banjar meraih Juara Harapan I.
Posisi tersebut menunjukkan adanya kolaborasi dan pengelolaan kegiatan pengawasan partisipatif yang dinilai baik oleh Bawaslu Jawa Barat.
Jajang menegaskan, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam memperkuat pengawasan pemilu.
Baca Juga :Polres Banjar Ungkap Pencurian Mobil, Pelaku Ternyata Teman SMA Korban
Menurutnya, forum warga dan kegiatan diskusi menjadi ruang untuk meningkatkan pemahaman sekaligus mendorong masyarakat berperan aktif dalam proses demokrasi.
“Partisipasi masyarakat harus terus dibangun. Kami berharap capaian ini menjadi pemicu bagi Bawaslu Ciamis untuk menghadirkan program pencegahan yang semakin efektif, inovatif dan menyentuh masyarakat secara langsung,” katanya.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian kegiatan Pencegahan Award melalui Rapat Koordinasi Pencegahan, Pengawasan, Pengawasan Partisipatif dan Hubungan Antar Lembaga bersama Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Barat.
Capaian tiga penghargaan tersebut sekaligus menjadi evaluasi bagi Bawaslu Ciamis untuk mempertahankan kinerja pengawasan serta meningkatkan kualitas program pencegahan pada tahapan pemilu dan pemilihan berikutnya. (Hendri/PasundanNews.com)



















































