BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – PSGC Ciamis tidak ingin menjadikan status sebagai klub Liga 2 sebagai alasan untuk minder saat menghadapi tim-tim papan atas Liga 1 dalam ajang League Cup.
CEO PSGC Ciamis, Herdiat Sunarya, justru melihat turnamen tersebut sebagai kesempatan penting untuk mengukur kemampuan Laskar Singacala.
PSGC tergabung dalam grup yang dihuni klub-klub kuat, di antaranya Persebaya Surabaya dan PSS Sleman. Meski memiliki perbedaan kasta kompetisi, Herdiat menilai peluang PSGC untuk bersaing tetap terbuka.
Salah satu faktor yang menurutnya membuat persaingan lebih berimbang adalah regulasi yang membatasi jumlah pemain asing.
Kondisi tersebut dinilai dapat memberikan ruang lebih besar bagi pemain lokal untuk menunjukkan kemampuan mereka ketika berhadapan dengan tim Liga 1.
Baca Juga :41 ASN Ciamis Dilepas ke Tanah Suci, Pembekalan Umrah Tekankan Kesiapan Fisik dan Spiritual
“Ini pengalaman yang luar biasa, terutama bagi pemain lokal untuk membuktikan kualitasnya. Klub Liga 2 juga harus mampu menunjukkan bahwa kita bisa bersaing dengan tim Liga 1,” kata Herdiat, Kamis (8/10/2026).
Ia menambahkan, menghadapi Persebaya maupun PSS Sleman bukan sesuatu yang perlu ditakuti.
Menurutnya, keterbatasan kuota pemain asing membuat komposisi kekuatan masing-masing tim relatif lebih seimbang.
Dalam turnamen tersebut, PSGC juga tidak memasang target berlebihan.
Herdiat menyebut pengalaman menghadapi tim dengan level kompetisi lebih tinggi menjadi salah satu nilai penting yang ingin diperoleh skuadnya.
Namun demikian, peluang untuk melaju ke fase berikutnya tetap menjadi harapan.
Dengan hanya satu tim yang berhak lolos dari grup, PSGC akan berupaya memanfaatkan setiap pertandingan untuk mengamankan posisi terbaik.
“Kami tidak berani memasang target terlalu tinggi. Yang terpenting adalah mendapatkan pengalaman menghadapi tim-tim level atas. Tetapi karena hanya satu tim yang lolos, mudah-mudahan PSGC bisa menjadi juara grup,” ujarnya.
Baca Juga :Bawaslu Ciamis Borong Tiga Penghargaan Pencegahan dan Pengawasan Pemilu Tingkat Jawa Barat
Selain kekuatan tim, kesiapan Stadion Galuh Ciamis juga menjadi perhatian pemerintah daerah.
Berbagai pembenahan dilakukan untuk memastikan venue tersebut dapat memenuhi ketentuan yang berlaku dalam kompetisi nasional.
Herdiat mengatakan sejumlah aspek fasilitas stadion, termasuk lapangan dan pencahayaan, terus disempurnakan.
Ia memastikan Stadion Galuh secara umum telah memenuhi persyaratan untuk menggelar pertandingan Liga 1 maupun Liga 2.
“Alhamdulillah, secara regulasi Stadion Galuh sudah siap untuk pertandingan Liga 1 maupun Liga 2. Kekurangan yang ada terus kita perbaiki. Insyaallah untuk pertandingan tanggal 17 melawan PSIS Semarang, lampu stadion sudah kembali terpasang,” jelasnya.
PSGC Bidik Tiga Poin di Bekasi
Sementara itu, PSGC juga tengah mempersiapkan diri menghadapi pertandingan tandang di Bekasi pada Sabtu mendatang.
Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Laskar Singacala untuk memperbaiki perolehan poin setelah hasil kurang maksimal pada dua pertandingan kandang sebelumnya.
Herdiat meminta skuad PSGC tampil lebih agresif dan mampu memanfaatkan pertandingan tandang untuk membawa pulang hasil maksimal.
“Kemarin kita kehilangan poin di kandang. Pada pertandingan away nanti, kita akan berusaha keras mengganti poin yang hilang tersebut. Targetnya tentu membawa pulang poin penuh,” pungkasnya. (Pepi IrawanPasundanNews.com)



















































