BERITA JABAR, PASUNDANNEWS.COM – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Jawa Barat secara resmi menutup kegiatan Advance Training (Latihan Kader III) Batch III Tingkat Nasional pada Kamis, 29 Januari 2026.

Penutupan kegiatan berlangsung di Balai Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Alam (BP2SDM) Wilayah IV, Kadipaten, Kabupaten Majalengka.

Advance Training sebagai jenjang kaderisasi tertinggi di tubuh HMI ini diikuti oleh 38 peserta terpilih yang dinyatakan lolos dari proses seleksi ketat.

Peserta berasal dari berbagai cabang HMI di seluruh Indonesia, menegaskan posisi Advance Training Batch III sebagai ruang strategis pembentukan kepemimpinan nasional kader HMI yang berorientasi pada masa depan bangsa.

Acara penutupan dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Kepala BP2SDM Wilayah IV, Bupati Majalengka, Dr. H. Suherman Saleh, dr. Asad, serta jajaran MD KAHMI Majalengka.

Ketua Umum BADKO HMI Jawa Barat, Siti Nurhayati, dalam sambutannya menegaskan bahwa Advance Training merupakan ikhtiar strategis HMI dalam menyiapkan kader pemimpin bangsa yang memiliki integritas moral, kedalaman intelektual, dan keberpihakan pada nilai keadilan sosial.

“Advance Training bukan sekadar agenda kaderisasi formal, tetapi ruang konsolidasi gagasan dan nilai. BADKO HMI Jawa Barat berkomitmen memastikan kader HMI mampu membaca realitas kebangsaan secara kritis, progresif, dan tetap berpijak pada nilai keislaman serta keindonesiaan,” tegasnya.

Baca Juga :Peserta LKIII BADKO HMI Jabar Gelar Dialog Strategis dengan Manajemen BIJB Kertajati

Presidium MW KAHMI Jawa Barat, dr. Asad mengapresiasi kegiatan LKIII ketiga yang digelar oleh BADKO HMI Jawa Barat tersebut. Menurutnya, hal tersebut menunjukan komitmen serius BADKO HMI Jawa Barat terhadap kaderisasi dalam tubuh HMI.

Suherman Saleh juga menyampaikan hal senada, Ia berharap para peserta LKIII dapat mengamalkan ilmu dan pengalaman yang didapatkan selama forum di daerahnya masing-masing untuk terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT.

“Titip untuk para peserta agar dapat mengamalkan segenap ilmu yang didapatkan di LKIII ini di daerah masing-masing di seluruh Indonesia, hal itu demi mewujudkan masyarakat adil makmur yabg diridhoi Allah SWT, sebagai mana tujuan HMI”.

Sementara itu, Koordinator Steering Committee, Agus Bageur, menjelaskan bahwa desain dan kurikulum Advance Training Batch III disusun secara sistematis untuk menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Steering Committee memastikan proses kaderisasi berjalan objektif, ideologis, dan berorientasi masa depan. Materi serta metode dirancang untuk melahirkan kader yang tidak hanya unggul secara teoritik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kemampuan strategis dalam mengambil peran di ruang publik,” jelasnya.

Di sisi lain, Ketua Pelaksana, M. Imam Maulana, menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini merupakan hasil kerja kolektif serta dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, akademisi, hingga alumni HMI.

“Kami berkomitmen menghadirkan Advance Training yang berkualitas, tertib, dan bermakna. Dukungan lintas sektor menjadi energi moral bagi panitia dan peserta untuk menjadikan forum ini sebagai proses transformasi diri menuju kepemimpinan yang berdaya guna bagi umat dan bangsa,” ungkapnya.

Advance Training LK III BADKO HMI Jawa Barat Batch III Tingkat Nasional ini menjadi bagian dari ikhtiar berkelanjutan HMI dalam menyiapkan generasi pemimpin masa depan Indonesia yang berkarakter, berdaya saing, dan bertanggung jawab terhadap arah pembangunan nasional. (Hendri/PasundanNews.com)