BERITA PANGANDARAN, PASUNDANNEWS.COM – Anggaran pembangunan Jembatan Gantung Pongpet di Dusun Margajaya, Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, terungkap.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyebut pembangunan jembatan tersebut menghabiskan anggaran sekitar Rp 360 juta.

Hal itu disampaikan Maruli saat meninjau kondisi Jembatan Gantung Pongpet pada Senin (14/9/2026). Jembatan tersebut ambruk saat peresmian pada Minggu (30/8/2026) sore.

“Ya sekitar Rp 360 jutaan,” ujar Maruli kepada wartawan di lokasi.

Maruli mengatakan biaya pembangunan kembali jembatan diperkirakan tidak jauh berbeda dari anggaran sebelumnya. Ia memperkirakan kebutuhan perbaikan tidak akan mencapai Rp 500 juta.

“Kalau untuk perbaikan jembatan gantung Pongpet sekarang, saya kira tidak sampai Rp 400 sampai Rp 500 juta. Kita tidak lebih dari Rp 500 juta,” katanya.

Baca Juga :KSAD Sebut Pembangunan Permanen Jembatan Pongpet Butuh Anggaran Besar

Menurut Maruli, pembangunan kembali akan melibatkan masyarakat melalui skema padat karya. Anggaran terutama digunakan untuk membeli material, konsumsi, dan membayar pekerja.

“Padat karya masyarakat, tinggal biaya makan, pekerja,” ucapnya.

Ia menambahkan, sejumlah bagian konstruksi jembatan lama akan dibongkar dan dibangun kembali. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat konstruksi jembatan.

Maruli menargetkan pembangunan kembali selesai sekitar dua bulan. Pekerjaan dapat dilakukan secara intensif agar prosesnya selesai lebih cepat.

“Pagi, siang, malam. Mudah-mudahan bisa lebih cepat. Dua bulanan lah. Karena memang lebih baik kita bongkar saja agar konstruksinya lebih baik,” ujarnya.

Maruli berharap pembangunan kembali Jembatan Gantung Pongpet dapat memperbaiki akses masyarakat sekaligus memberi manfaat bagi warga sekitar.

“Jadi, musibah ini jadi rezeki. Mudah-mudahan membawa hikmah,” ucapnya.

(Deni Rudini/Pasundannews.com)