BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Ciamis memperkenalkan wajah baru dakwah melalui kegiatan RunnerMu Chapter Ciamis 2026.
Menggabungkan olahraga, edukasi, dan kepedulian terhadap ketahanan pangan, kegiatan yang berlangsung di Lapang Lokasana, Minggu (5/7/2026), tersebut terselenggara berkat kolaborasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Sebanyak 250 peserta ambil bagian dalam kegiatan bertajuk Fun Run 2026 & Gerakan Pangan Murah (GPM).
Acara diawali dengan lari santai sejauh lima kilometer, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang menyediakan berbagai bahan pokok dengan harga di bawah pasaran.
Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus membantu pengendalian inflasi.
Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Ciamis, Isa Nuralamsyah, mengatakan RunnerMu dirancang sebagai media dakwah yang lebih dekat dengan karakter generasi muda melalui aktivitas positif di ruang publik.
Menurutnya, dakwah tidak lagi terbatas pada ceramah di atas mimbar, tetapi dapat diwujudkan melalui gerakan yang mendorong masyarakat menjalani pola hidup sehat dan produktif.
“RunnerMu merupakan bentuk Dakwah Culture ala Pemuda Muhammadiyah. Kami ingin mengajak pemuda Ciamis menjalankan gaya hidup sehat, aktif bergerak, dan membangun budaya hidup yang produktif. Dakwah hari ini tidak hanya disampaikan di mimbar, tetapi juga melalui ruang-ruang publik yang menyenangkan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Isa.
Baca Juga :Pengunjung Antusias Ikuti Festival Kaulinan Tradisional di Ciamis, Budaya Sunda Dihidupkan Lewat Ruang Bermain Edukatif
Ia menambahkan bahwa kampanye hidup sehat harus berjalan beriringan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan. Karena itu, Pemuda Muhammadiyah juga mendukung program nasional melalui gerakan penanaman jagung.
Isa menyebut Kabupaten Ciamis menjadi daerah dengan serapan jagung terbesar di wilayah hukum Polda Jawa Barat.
Capaian tersebut dinilai menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam mendukung kemandirian pangan, terlebih kebutuhan jagung di Ciamis diperkirakan mencapai sekitar 40 ton setiap hari sehingga produksi lokal memiliki peran strategis.
Sementara itu, Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Badan Pangan Nasional, Maino Dwi Hartono, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu kebijakan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat melalui penyediaan bahan pangan dengan harga terjangkau.
Ia mengungkapkan, hingga akhir Juni 2026 realisasi penyaluran program tersebut telah mencapai 367,8 ribu ton secara nasional.
“Program ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus berkontribusi terhadap pengendalian inflasi,” ungkapnya.
Maino menilai keberhasilan program pangan nasional tidak hanya ditentukan oleh kelancaran distribusi, tetapi juga memerlukan dukungan masyarakat dalam meningkatkan produksi pangan di daerah.
Baca Juga :HMI Ciamis Apresiasi Kejari, Dorong Tindak Lanjuti Oknum Dapur MBG Bermasalah
Kolaborasi antara Pemuda Muhammadiyah Ciamis dan Badan Pangan Nasional dinilai menjadi sinergi yang mempertemukan dua misi penting, yakni membangun masyarakat yang sehat melalui olahraga serta memperkuat ketahanan pangan melalui peningkatan akses dan produksi bahan pangan.
Selain fun run dan Gerakan Pangan Murah, rangkaian kegiatan juga diisi dengan senam bersama, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi digitalisasi keuangan dari Bank Indonesia, layanan informasi Bantuan Pra Kerja, hingga pemberian beasiswa pendidikan dari STIKES Ciamis.
Melalui RunnerMu Chapter Ciamis 2026, Pemuda Muhammadiyah berharap dapat membangun gerakan sosial yang memadukan olahraga, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.
“Harapannya semoga mampu melahirkan generasi yang sehat, produktif, serta memiliki kepedulian terhadap penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Ciamis,” pungkasnya.(Hendri/PasundanNews.com)



















































