BERITA CIAMIS, PASUNDANNEWS.COM – Keberhasilan seorang petani muda dalam mengembangkan budidaya melon berkualitas di Kecamatan Banjaranyar mendapat perhatian dari Anggota DPRD Kabupaten Ciamis, Haji Asep Kurniawan.
Ia menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut saat menghadiri langsung panen perdana yang digelar pada Senin, 4 Mei 2026.
Kegiatan panen berlangsung di kebun melon yang terletak di Blok Munding Bule, Dusun Karangmulya, Desa Langkapsari.
Lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi itu dikelola oleh Haji Kiki Noor Arifin (38), yang memilih melanjutkan usaha pertanian keluarga dengan pendekatan modern.
Di atas lahan tersebut, sekitar 3.100 tanaman melon varietas Amanda berhasil dibudidayakan.
Pada panen perdana, hasil yang diperoleh mencapai kurang lebih 8 ton, dengan sebagian besar produksi sudah dipesan oleh konsumen sebelum masa panen.
Haji Asep Kurniawan, yang merupakan wakil rakyat dari Dapil 5 sekaligus anggota Komisi B, mengaku bangga atas capaian tersebut.
Baca Juga :Iming-iming Uang Jajan, Pria di Ciamis Diamankan Polisi atas Dugaan Pelecehan Anak Tiri
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa sektor pertanian masih memiliki potensi besar jika digarap secara serius dan inovatif,” katanya.
Ia juga menilai keberadaan komoditas melon memiliki prospek cerah, terlebih karena selaras dengan program pemerintah pusat seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dengan adanya kebutuhan tersebut, petani dinilai memiliki peluang pasar yang lebih terbuka.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), termasuk Kepala SPPG Ciherang Banjarsari, Sigit, menyatakan kesiapan untuk menampung hasil panen sebagai bagian dari dukungan terhadap program MBG.
“Sebagai komitmen, kami support dan apresiasi partisipasi semua elemen untuk mendukung program MBG,” tegasnya.
Sementara itu, Haji Kiki Noor Arifin mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan berbagai pihak yang hadir dalam panen perdana tersebut, termasuk dari unsur legislatif dan masyarakat setempat.
“Kebun melon ini tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga mengusung konsep agrowisata,” ungkapnya.
Pengunjung dapat membeli sekaligus memetik langsung buah dari pohonnya, sambil mendapatkan edukasi mengenai teknik budidaya melon serta menikmati suasana kebun.
Acara panen perdana turut dihadiri oleh kepala desa, pengurus Karang Taruna, dan sejumlah tokoh masyarakat yang ikut memberikan dukungan terhadap pengembangan pertanian di wilayah tersebut. (Uus Saepudin/PasundanNews.com)



















































